Jembatan Benteng Terancam Roboh

Jembatan Benteng Terancam Roboh

  Rabu, 30 December 2015 09:48
Lubang besar tampak di tengah jalan seliung kecamatan

Berita Terkait

MEMPAWAH- Masyarakat pengendara yang melintas di Jembatan Benteng Kelurahan Terusan Kecamatan Mempawah Hilir harus ekstra waspada. Pasalnya,badan jembatan tampak retak dan berlubang. Jika kerusakan itu dibiarkan berlarut, bukan tidak mungkin akan mengakibatkan badan jembatan roboh.

Dari pantauan Pontianak Post dilapangan, keretakan tampak terjadi di sepanjang badan jembatan dengan diameter kurang lebih 5-10 centimeter.Kondisi itu pun sangat berpotensi mengancam keselamatan para pengendara yang melintas di badan jembatan. Terutama kendaraan roda dua yang bisa sajaterperosok didalam lubang.

 “Sangat mengkhawatirkan dan mengancam keselamatan pengendara. Jika ban sepeda motor terperosok didalam retakan tersebut, maka bisa dipastikan akan celaka,” pendapat seorang pengendara warga Mempawah, Hidayah, Selasa (29/12) sore.

Apalagi, sambung bapak satu anak itu, selama ini jembatan benteng merupakan salah satu titik jalan raya di Kabupaten Mempawah yang sangat rawan kecelakaan lalu lintas. Bahkan, sudah banyak jatuh korban jiwa manusia yang mengalami kecelakaan lalu lintas didaerah tersebut.

 “Tikungan dan jembatan benteng ini sudah sangat terkenal dikalangan pengendara di jalur pantai utara Kalbar. Bahkan, banyak yang beranggapanwilayah ini angker hingga banyak kendaraan yang kecelakaan dan banyak pula korban jiwa,” tuturnya.

Karenanya, Hidayah menyarankan agar pihak-pihak terkait segera melakukan perbaikan terhadap kerusakan badan jembatan benteng tersebut. Supaya, kerusakan tidak semakin parah hingga berpotensi mengancam keselamatan pengendara lalu lintas.

 “Sebentar lagi masyarakat akan menyambut pergantian tahun baru. Biasanya pada momentum itu, aktivitas kendaraan di pantai utara yang melewati jembatan benteng meningkat. Apabila kerusakan badan jembatan itu tidak segera diperbaiki, maka sangat rawan menyebabkan terjadinya kecelakaan,” pendapatnya.

Sementara itu, kerusakan infrastruktur transportasi juga terjadi di Jalan Seliung Kecamatan Sungai Pinyuh. Lubang besar menganga ditengah badan jalan hingga meresahkan para pengendara yang melewati jalan tersebut.  “Sudah lebih dari satu bulan, badan jalan ini berlubang. Diameter lubangnya sangat besar memenuhi separuh badan jalan. Sebenarnya sudah seringdilakukan perbaikan, namun tidak bertahan lama dan rusak lagi,” ujar Jul warga Sungai Pinyuh.

Dirinya mengaku sangat terganggu dengan kondisi badan jalan yang berlubang itu. Sebab, kerusakan badan jalan menghambat akses trasnsportasi bahkan mengancam keselamatan pengendara itu sendiri. Jika tidak waspada dan berhati-hati maka kendaraan akan terjungkal akibata menabrak lubang.  “Pernah beberapa pengendara yang terjatuh lantaran menabrak lubang jalan ini. Meski tidak mengalami cidera berat, namun kejadian itu membuktikan kerusakan jalan seliung itu mengancam keselamatan pengguna jalan,” katanya.

Bahkan, lanjut dia, ketika turun hujan deras maka menyebabkan badan jalan tergenang air. Kondisi ini membuat lubang besar di separuh badan jalan seliung itu tidak terlihat oleh pengendara. Apalagi pada malam hari, air yang merendam lubang akan semakin sulit terlihat.

 “Kami sangat berharap kerusakan badan jalan ini segera diperbaiki. Mengingat aktivitas kendaraan setiap harinya cukup padat. Dan kami juga minta agar perbaikan nanti benar-benar memperhatikan mutu dan kualitasnya,” pintanya mengakhiri. (wah)

Berita Terkait