Jelang Natal, Ayam Tembus Rp48 Ribu

Jelang Natal, Ayam Tembus Rp48 Ribu

  Sabtu, 12 December 2015 10:04
TERTIDUR: Pedagang ayam di pasar Sanggau tertidur menunggu konsumen datang untuk membeli. SUGENG/PONTIANAK POST

Berita Terkait

SANGGAU-Harga ayam potong terus merangkak naik dan menembus harga pasaran Rp48 ribu perkilogram. Kenaikan harga ini turut dipengaruhi momen akhir tahun dan perayaan keagamaan dalam hitungan hari mendatang. Pemerintah diharapkan mampu melakukan intervensi harga agar masyarakat dapat terbantu.

 
Sejumlah pedagang memperoleh ayam potong dari peternak dengan harga Rp30 ribu perkilo. Dengan tingginya harga beli ke peternak, para penjual juga harus menaikkan harga untuk mendapat keuntungan.“Kami ambil ke peternak saja sudah Rp30 ribu perkilo untuk ayam potong yang masih hidup. Katanya harga pakan ayam mahal. Jadi kami juga naikkan harga untuk dapat untung,” ujar salah seorang pedagang,” kata Herman.

Selain karena pakan naik, kata dia, informasinya stok ayam potong ditingkat peternak juga terbatas. “Kalau sudah stok terbatas ini biasanya susah. Mau tidak mau kami juga ambil dengan harga tinggi,” katanya Jumat (11/12).Perhari, lanjut dia, hanya mampu menjual ayam sebanyak 20-30 ekor. “Itu juga karena kami punya pelanggan tetap. Kalau tidak, mungkin tidak sampai segitu.apalagi sebelumnya penjualan ayam agak lesu,” ungkap dia.

Kenaikan harga ayam potong sudah terjadi sepekan terakhir. Hal ini dipicu meningkatnya permintaan daging ayam dari masyarakat. Dia berharap pasokan daging ayam menjelang Natal dan Tahun Baru 2016 lancar dan stoknya cukup untuk memenuhi permintaan masyarakat.Kepala Bidang Pasar Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM Kabupaten Sanggau, Martinus Nomensen menyampaikan bahwa menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru 2016 memang ada kenaikan harga. Kenaikan harga ini, menurutnya, tidak terlalu signifikan. Sebab, persediaan daging khususnya daging ayam masih aman.Untuk menekan tingginya kenaikan harga menjelang Natal dan Tahun Baru, pihaknya akan mengadakan pasar murah untuk masyarakat seperti pada perayaan Idulfitri lalu. “Pasar murah nanti ada. Semoga dapat membantu,” harapnya.(sgg)

 

Berita Terkait