Jelang MTQ, Pemkab Gelar Istighosah

Jelang MTQ, Pemkab Gelar Istighosah

  Sabtu, 21 May 2016 09:26
TINJAU: Bupati Kubu Raya, Rusman Ali beserta sejumlah jajaran Pemerintah Kabupaten Kubu Raya meninjau sejumlah lokasi pusat pelaksanaan MTQ XXVI Tingkat Provinsi Kalbar di Kubu Raya

Berita Terkait

KUBU RAYA–Jelang penyelenggaraan MTQ XXVI, Pemerintah Kabupaten Kubu Raya kian merapatkan barisan untuk memaksimalkan even tingkat provinsi yang digelar dua tahun sekali itu.

“Selain persiapan teknis secara umum jelang pelaksanaan MTQ XXVI ini akan ada tambahan kegiatan sebelumnya seperti kita akan melakukan Istighosah Kubu Raya berzikir dan besholawat pada hari Sabtu malam usai salat Isya (21/5),” kata Ketua Harian Panitia Pelaksana MTQ XXVI Tingkat Kalimantan Barat, Odang Prasetyo kepada wartawan usai mengikuti rapat akhir persiapan pelaksanaan MTQ di Aula Kantor Bupati Kubu Raya, Jumat (20/5).

Istighosah yang akan dipusatkan di halaman Kantor Bupati Kantor Bupati Kubu Raya itu akan diikuti seluruh lapisan masyarakat Kubu Raya dengan target peserta sekitar 4.000 orang.

Salah satu tujuan utama istighosah tersebut yakni untuk memanjatkan doa kepada Allah, agar suasana aman dan kondusif di Kubu Raya tetap terjaga dan pelaksanaan MTQ dapat berjalan lancar dan sukses tanpa hambatan.

Pada malam pembukaan MTQ XXVI tingkat Provinsi Kalimantan Barat juga ada tambahan pembacaan ayat suci Alquran oleh qori tingkat nasional.

“Mengenai persiapan lainnya di lapangan saat ini panitia telah memesan sejumlah hotel di Kubu Raya dan Kota Pontianak untuk penginapn para kafilah dan tim officialnya,” terangnya.

Pria yang juga menjabat sebagai Plt Sekda Kubu Raya ini menambahkan  secara umum jika persiapan MTQ tersebut sudah hampir rampung dan tinggal menuntasnya beberapa persiapan kecil lainnya di lapangan.

“Setelah melakukan gladi kotor hari ini, Sabtu (21/1) kami akan menggelar gladi bersih. Semua panitia sudah ditetapkan dan diharapkan bisa solid dalam menjalankan tugas yang diberikan,” jelasnya.

Panitia juga telah menyediakan sebanyak 70 dewan hakim dari 14 kabupaten/kota di Kalbar dan 8 orang pengawas. Mengenai dokumentasi dan publikasi media, panitia juga tampak mempersiapkan dengan matang. Untuk bidang sarana dan prasarana, masih terus dikerjakan, dimana ditargetkan pada H-1 semuanya telah rampung.

Sementara itu, Bupati Kubu Raya, Rusman Ali menginginkan semua pihak terkait terutama panitia pelaksana MTQ XXVI tingkat provinsi Kalimantan Barat ini bisa terus meningkatkan kerjasama secara solid dalam menjalankan tugas yang telah dipercayakan. “Dengan adanya rasa persatuan, kesadaran dan tingkat solidaritas yang baik antara semua pihak saya harapkan sebagai tuan rumah jajaran Pemerintah Kabupaten Kubu Raya bisa memberikan yang terbaik bagi semua kafilah dan masyarakat dalam pelaksanaan MTQ XXVI tingkat Provinsi Kalimantan Barat ini,” harapnya.

Sementara itu Ketua Umum LPTQ Kubu Raya, H.M Ismail Kasim menyatakan sejak Kamis (19/5) lalu sudah terdapat beberapa kafilah dari kabupaten lain yang telah datang namun karena belum waktunya memberikan laporan kepada panitia secara detail pihaknya belum mengetahui berapa  jumlah masing-masing kafilah yang telah datang.

“Yang sudah datang sejak Kamis lalu itu kafilah dari Sambas, Melawi, Singkawang dan Sekadau besok baru ada jadwal lapor ke panitia jadi Sabtu (21/5) kami baru mengetahui secara detail kafilah mana saja yang sudah datang,” paparnya.

Selama pelaksanaan MTQ berlangsung kata Ismail Kasim panitia telah menyediakan 25 kamar hotel untuk masing-masing kafilah kabupaten/kota. “Jadi satu kafilah itu ada 50 orang dan disediakan masing-masing sebanyak 25 kamar,” ucapnya. 

Adapun sejumlah hotel yang digunakan untuk tempat penginapan kafilah terdiri dari lima hotel di Kota Pontianak seperti Hotel Mahkota, Transera, Orchard Gajahmada, Orchard Perdana, dan tiga hotel di Kubu Raya seperti Hotel Dangau, Harmoni In dan Gardenia. (ash)

 

Berita Terkait