Jauhkan Remaja dari Hal Negatif

Jauhkan Remaja dari Hal Negatif

  Selasa, 12 December 2017 10:00
TATAP MUKA: Atlet PB Kiber bertatap muka dengan sejumlah pemain bulutangkis. Kegiatan ini juga sebagai ajang menjauhkan pemuda dari hal negatif.

Berita Terkait

SAMBAS - Selain pendidikan di sekolah, pondok pesantren hingga kegiatan ibadah. Olahraga bisa menjadi ajang mengarahkan generasi muda memiliki kegiatan positif agar terhindar dari hal-hal negatif. Hal tersebut disampaikan tokoh olah raga Kabupaten Sambas yang juga Pelatih Bulutangkis dari Persatuan Bulutangkis Kijang Berantai, Supardi SMn. “Sarana olah raga, bisa menjadi alternatif tambahan untuk mengarahkan generasi muda Kabupaten Sambas, memiliki aktivitas positif,” kata Supardi.

Menurutnya, kegiatan olah raga yang dilakukan diluar jam kegiatan belajar mengajar. Seperti halnya dilakukan Persatuan Bulu tangkis Kijang Berantai yang memiliki atlet binaan dari kalangan anak-anak dan remaja. Juga diberikan pendidikan nonformal berupa disiplin sebagai atlit. Kemudian nilai-nilai lain, juga bisa diberikan sebagai upaya menangkal pengaruh hal negative.

“Selain pendidikan di sekolah, ataupun pondok pesantrennya masing-masing. Melalui olahraga bisa melawan pengaruh negatif globalisasi,” katanya. Selama ini, PB Kiber secara tidak langsung menjadi mitra pemerintah turut membangun olahraga di Sambas, khususnya cabang bulutangkis. Sejak 2007 lalu, PB Kiber telah melakukan pembinaan pelatihan dasar bulutangkis yang menyasar kelompok umur anak-anak dan remaja.

“Sedikit banyaknya dengan agenda pembinaan pelatihan dasar itu, anak-anak dan remaja Sambas memiliki aktivitas positif, selain itu, atlit-atlit yang dilatih mendapatkan prestasi yang baik juga di sekolah masing-masing, minimal mereka berprestasi di cabang bulutangkis sebagai wakil sekolah,” katanya.

Tak hanya semata-mata berolahraga, pria yang telah mendapatkan sertifikasi kepelatihan PBSI itu, melalui wadah olahraga, semakin mempererat tali silaturahmi. Tidak jarang, atlit binaan melakukan kunjungan persahabatan ke kecamatan, bahkan ke kabupaten lain di luar Sambas. “Melakukan kunjungan pertandingan persahabatan dengan pencinta bulutangkis dari daerah lain, pertama sebagai silaturahmi sesama pencinta bulutangkis, tujuan lainnya, untuk meningkatkan kualitas permainan atlet binaan,” katanya. Diharapkan, melalui pembinaan seperti ini. Mendukung pemerintah daerah mewujudkan akhlakul karimah.

Bupati Sambas, H Atbah Romin Suhaili Lc, dalam agenda bermalam di desa, mayoritas desa yang menjadi tempat tujuannya, juga menyisihkan waktu untuk bermain bulutangkis. Hal tersebut dilakukan sebagai bentuk silaturahmi dengan pencinta bulutangkis di Sambas.  Bahkan, Bupati Sambas juga menyampaikan kepada para kades dapat membangun fasilitas olahraga bersama. Terutama olahraga yang merakyat, seperti bulutangkis, sepakbola maupun bola voli. Harapan dia, semakin ramai yang mencintai olahraga, semakin menutup peluang remaja Sambas terjerumus dari kenakalan remaja.(fah)

Berita Terkait