Januari Taman Alun-alun Kapuas Gunakan Secure Parking

Januari Taman Alun-alun Kapuas Gunakan Secure Parking

  Minggu, 11 December 2016 08:54
Warga melintas di samping gerbang parkir yang tengah disiapkan Pemkot Pontianak di Taman Alun-alun Kapuas, Minggu (11/12) pagi.

Berita Terkait

PONTIANAK-Untuk memudahkan pengelolaan dan meningkatkan keamanan parkir di Taman Alun-alun Kapuas, Pemerintah Kota (Pemkot) Pontianak akan menerapkan sistem secure parking.

“Mulai Januari kami terapkan sistem itu dan dikelola langsung oleh Pemkot melalui Dishub,” ungkap Wali Kota Pontianak, Sutarmidji, Minggu (11/12) pagi.

Midji menjelaskan, dengan digunakannya parkir elektronik melalui gate, juru parkir (jukir) tak perlu lagi menarik tarif. Sehingga tidak akan ada lagi kecurangan. Terutama terkait jukir yang kerap meminta tarif di atas ketentuan, seperti yang sering dikeluhkan warga selama ini. "Jadi nanti jukir-jukir itu digaji hanya untuk marapikan kendaraan saja," jelasnya.

Dari pantauan di lokasi, pengerjaan prasarananya hampir rampung. Ada dua gerbang yang disiapkan, yakni untuk kendaraan masuk dan keluar. Secure parking merupakan fasilitas parkir yang memiliki teknologi untuk meningkatkan keamanan, yaitu dengan memanfaatkan serial number yang ada pada kartu untuk dapat masuk ke dalam area parkir.

Wali kota dua periode ini mengatakan, Pemkot akan terus membenahi perparkiran di Pontianak. Ke depan, tempat-tempat parkir yang luas semuanya perlu menggunakan sistem secure parking.

Selain itu, melihat rata-rata tempat usaha di kota ini yang minim lahan parkir, solusi pembangunan gedung parkir juga dinilai cukup mendesak. “Gedung parkir sudah sangat perlu di kota besar, seperti Pontianak ini,” katanya.

Untuk itu tahun depan Pemkot akan membangun satu gedung parkir di wilayah Jalan Gajah Mada. Rencana lokasinya di lahan SDN 01, Jalan Letjen Suprato. “Nanti guru dan pelajar sekolah itu bisa dilebur ke SD terdekat, karena siswanya mamang tidak banyak,” jelasnya. 

Gedung parkir enam lantai yang akan dibangun itu, bisa menampung sekitar 300 mobil dan 1.500 sepeda motor. Anggaran untuk pembangunannya perkiraan mencapai Rp8 miliar hingga Rp9 miliar. “Tapi dari gedung parkir ini tiap tahun Pemkot Pontianak bisa mendapat Rp7 miliar hingga Rp9 miliar,” tandasnya.(bar)

Berita Terkait