Janjikan Hadiah Rp500 Juta

Janjikan Hadiah Rp500 Juta

  Kamis, 28 July 2016 09:30
PELEPASAN: Sekretaris Pemprov Kalbar Zeet Hamdy Assovie berfoto usai melepas peserta kafilah MTQ Kalbar. HUMAS PEMPROV FOR PONTIANAKPOST

Berita Terkait

PONTIANAK – Sekretaris Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat Zeet Hamdy Assovie menjanjikan hadiah setengah miliar jika peserta kafilah Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) provinsi berhasil meraih medali emas di tingkat nasional. 

Lebih lebih lagi, Zeet berharap jika peraih medali emas itu adalah peserta untuk kategori tilawah quran. Baginya kategori ini memberikan penilaian tertinggi bagi dewan hakim. 

Zeet yang juga menjabat sebagai Ketua Lembangan Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) Kalimantan Barat ini menyatakan target itupun tidak muluk. Peserta yang ikut bisa masuk 10 besar dalam ajang yang berlangsung di Nusa Tenggara Barat ini. 

“Sudah Alhamdulillah jika bisa mendapatkan satu medali emas. Hadiah yang disiapkkan setengah miliar asalkan betul-betul mampu. Dana itupun bisa dari pribadi dan tidak mesti dari APBD,” janji Zeet usai melepas kontingan MTQ di Asrama Haji Jalan Sutoyo, Pontianak Selatan siang kemarin. 

Menurut Zeet, target itu diberikan karena Kalimantan Barat haus akan juara. Provinsi ini mengalami degradasi yang sangat jauh. Pada tahun 70-80 an sempat juara nasional dan sekarang turun peringkatnya menjadi jauh.

Bahkan dia juga menyampaikan pernyataan akan mengundurkan diri sebagai Ketua Lembaga Penyelenggara Tilawatil Quran jika kontingen Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) provinsi ini tidak meraih juara dalam ajang di tingkat nasional. Bagi M Zeet hal itu disampaikannya menjadi spirit bagi peserta MTQ. 

“Rasa malu Kalbar tak pernah juara,” kata M Zeet saat melepas kontingan MTQ di Asrama Haji Jalan Sutoyo, Pontianak Selatan siang kemarin. 

Keyakinan meraih juara itu juga dikarenakan dewan hakim asal Kalimantan Barat terpilih menjadi dewan hakim nasional. Dengan terpilihnya itu, dirinya menjadi penyeimbang dalam penilaian untuk peserta. Sebab dia melihat dimana pun MTQ itu berada, dipastikannya tuan rumah menjadi juara umum.

“Ini saya rasakan terhadap penilaian. Dengan adanya dewan hakim itu bisa menjadi penyeimbang. Di samping itu persiapan latihan hingga TC juga sudah dilakukan maka harapannya Kalbar bisa mendapatkan medali emas,” harapnya. 

Sementara itu MTQ ke XXVI akan dilaksanakan selama tujuh hari. Dimulai dari tanggal 30 Juli hingga 6 Àgustus 2016. Ada 37 peserta asal Kalbar yang ikut berangkat ke sana. Rencananya akan dibuka Presiden dan Wakil Presiden. 

Dirinya menilai ajang ini menjadi momen untuk membuktikan sejauh mana pembinaan yang dilakukan LPTQ. “Jika Kalbar tak dapat sama sekali, berarti bisa mengukut level pembinaan itu hingga dimana. Apa yang harus dilakukan. Atau sebaliknya bisa meraih Juara I, bisa jadi pengurus akan ditarik ke tingkat nasional,” kata dia. 

Karena itu dia berharap agar peserta MTQ harus disiplin dan tidak melanggar aturan dari pelatih. Dia pun mengingatkan agar pelatih tidak meninggalkan peserta selama ajang perlombaan itu berlangsung. 

“Saya tidak mau kejadian berulang lagi, masih ada orang yang berjalan. Pergi meninggalkan arena, menyeberang ke Singapura. Jangan terjadi lagi, jika acara sudah selesai silakan,” ungkapnya. 

Lebih lanjut Sekda Kalbar ini juga mengingatkan agar peserta tidak lupa dengan hakikat dalam ajang ini. Seperti membangun kebersamaan, rasa kekeluargaan, membangun siar kebaikan, kerukunan dan kedamaian. Dia menilai itu adalah esensi dari kandungan alquran.

Sementara itu Pengurus LPTQ Kalbar Mahmudah memastikan seluruh peserta sudah siap mengikuti ajang ini. “Latihan dan sebagainya sudah dilakukan untuk mendapatkan juara di ajang ini,” kata dia. (mse)

Berita Terkait