Jangan Sampai Pasien Mengeluh, Awang: Administrasi Bisa Belakangan

Jangan Sampai Pasien Mengeluh, Awang: Administrasi Bisa Belakangan

  Jumat, 29 January 2016 09:06
BANTUAN: Walikota Singkawang menyerahkan bantuan kepada dokter dan perawat puskesmas Singkawang Timur II. OZY/Pontianak Post

Berita Terkait

SINGKAWANG- Dalam pelayanan bidang kesehatan. Diharapkan tak ada keluhan masyarakat yang sakit parah harus menunggu tindakan dari petugas kesehatan, dikarenakan masalah administrasi ataupun biaya. Hal tersebut ditegaskan Walikota Singkawang, Awang Ishak ketika mencanangkan Kampung KB kelurahan Mayasopa dan peresmian UPT Puskesmas Singkawang Timur II, Kamis (28/1) di Kantor Kelurahan Mayasopa.

Pembangunan Puskesmas, lanjut Awang, merupakan upaya pemerintah Kota Singkawang mendekatkan pelayanan kepada masyarakat. Hal ini, harus diimbangi dengan peningkatan pelayanan dari petugas kesehatan agar derajat kesehatan masyarakat meningkat. “Pembangunan Puskesmas Singkawang Timur II ini, agar masyarakat di daerah pinggiran seperti Mayasopa, Bagak, Gambir dan sekitarnya bisa mendapatkan pelayanan kesehatan lebih maksimal, kemudian tak harus pergi jauh jika mengalami sakit,” kata Awang.

Namun Awang menegaskan, apa yang m enjadi tujuan tak akan tercapai. Jika petugas kesehatan yang ada tidak meningkatkan segi pelayanannya. “Orang sakit tidak mengenal waktu, sehingga dokter maupun perawat harus tand by. Jika sudah ada rumah dinasnya, dia (dokter-red) harus tinggal di tempat tersebut. Agar pelayanan bisa diberikan selama 24 jam,” katanya.

Kemudian Wako juga tidak ingin ada keluhan, ada warga miskin sakit parah tidak segera dilayani, karena belum adanya BPJS atau administrasi lainnya. “Harus ditolong dulu, masalah duit atau administrasi bisa belakangan,” katanya.

Mengenai pencanangan Kampung KB. Awang berharap ke depannya program KB lebih berhasil. Kemudian semakin banyak anggaran yang didapatkan untuk pelaksanaan program ke masyarakat. “Jika diibaratkan, lebih baik satu senapan tapi banyak peluru, dibandingkan banyak senapan tidak ada pelurunya. Lebih baik kecil lembaganya, tapi banyak program kerjanya sehingga dengan gencarnya kegiatan (program) dilakukan. Tujuan KB berhasil,” katanya.

Kepala BPMPKB Kota Singkawang, Juandi mengatakan program Kampung KB merupakan amanat dari Presiden RI, sebagai upaya menggelorakan kembali semangat masyarakat bersama dengan pemerintah di semua tingkatan untuk mensukseskan KB.

Menurut Juandi, pencanangan ini bertujuan meningkatkan kualitas hidup masyarakat di tingkat kelurahan melalui program kependudukan, keluarga berencana dan pembangunan keluarga berencana serta membangun sektor terkait dalam rangka mewujudkan keluarga kecil berkualitas. “Berharap juga, dapat meningkatkan peran pemerintah, pemerintah daerah, lembaga non pemerintah, swasta dalam memfasilitasi mendampingi dan membina masyarakat untuk menyelenggarakan program kependudukan,” katanya. Kemudian meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pembangunan berwawasan kependudukan, meningkatkan jumlah peserta KB, meningkatkan ketahanan keluarga melalui program bina keluarga balita, bina keluarga remaja, bina keluarga lansia, dan pusat informasi dan konseling.(fah)

Berita Terkait