Jangan Main-main dengan Sumpah Janji

Jangan Main-main dengan Sumpah Janji

  Rabu, 24 Agustus 2016 09:32
SUMPAH JANJI: Ratusan PNS di lingkungan Pemkab Kapuas Hulu diambil sumpah janjinya sebagai abdi negara, di Gedung MABM Kapuas Hulu, Selasa (23/8)

Berita Terkait

PUTUSSIBAU – Sebanyak 345 pegawai negeri sipil (PNS) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kapuas Hulu, Selasa (23/8), diambil sumpah dan janjinya sebagai abdi negara. Mereka ini berasal dari formasi pelamar umum dan tenaga honorer kategori II (K2).  Pengambilan sumpah dan janji sebagai PNS ini dipimpin langsung sekretaris Daerah (Sekda) Kapuas Hulu, Muhammad Sukri, di Gedung Budaya MABM Putussibau. Mereka ini berasal dari formasi pelamar umum dan tenaga honorer kategori II (K2).  Pengambilan sumpah dan janji sebagai PNS ini dipimpin langsung sekretaris Daerah (Sekda) Kapuas Hulu, Muhammad Sukri, di Gedung Budaya MABM Putussibau.

Terkait sumpah dan janji pegawai di atas kitab masing-masing agama ini, menurut Sekda, dibutuhkan konsistensi yang cukup untuk melaksanakan apa yang telah diucapkan. Karena, kata Sukri lagi, sumpah dan janji memang mudah untuk diucapkan, tetapi kerap dilupakan pada saat pelaksanaanya. “Saya minta jangan main-main dengan sumpah dan janji yang sudah di ucapkan diatas kitab ini,” paparnya.

Dikatakan dia, sebagai PNS usai melaksanakan sumpah dan janji, PNS dituntut untuk mampu mengelola administrasi, mampu memberi solusi, mampu berinisiatif dan melayani masyarakat sebaik mungkin, sesuai tugas dan fungsi masing-masing. "Jangan jadi PNS tak disiplin, kedisiplinan PNS sudah ketat dengan adanya UU ASN. Jika tak masuk satu bulan tanpa keterangan, bisa diberhetikan," tegas Sukri.

Sukri menegaskan, sebagai PNS tentu mereka sudah mengetahui apa fungsi dan aturan yang harus dipatuhi dan dijalankan. Karena, ditegaskan dia, menjadi seorang PNS harus profesional. "Banyak PNS tak tahu apa kerjaannya, kebanyakkan mereka diam dan duduk," ucapnya.

Sementara, kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Kapuas Hulu, Sarbani, menuturkan, pengucapan sumpah dan janji bagi PNS merupakan salah satu pembinaan. Pembinaan yang dimaksud, kata Sarbani, dalam rangka menciptakan aparatur negara, abdi negara, dan abdi masyarakat yang berpegang teguh pada sumpah dan janjinya sebagai PNS. “Kami berharap setelah mereka menjalankan sumpah ini, profesional dalam bekerja," ucapnya. Dia juga mengatakan, pengambilan sumpah dan janji ini bukanlah acara seremoni semata, tapi mengandung arti yang luas. Sebagaimana diatur dalam PP 53 dan aturan-aturan lainya PNS harus memberikan pelayanan yang maksimal kepada masyarakat," ujarnya.

Pengambilan sumpah dan janji terhadap PNS tersebut, menurut Sarbani, adalah bentuk persatuan di antara PNS. "Pengambilan sumpah dan janji ini bukanlah semata-mata untuk pemenuhan administrasi saja, tetapi bagaimana totalitas PNS mengabdi,” jelasnya.(aan)

 

Berita Terkait