Jangan Luluskan Siswa SMK Pariwisata tak Kompeten

Jangan Luluskan Siswa SMK Pariwisata tak Kompeten

  Jumat, 1 April 2016 13:24

Berita Terkait

KEMENTERIAN  Pariwisata (Kemenpar) berjanji akan terus meningkatkan daya saing sumber daya manusia (SDM) pariwisata, agar bisa bersaing di tingkat ASEAN.

"SDM Pariwisata kita lemah di tiga hal; Bahaswa Inggris, teknologi informasi, dan manajerial," kata Ahmah Sya, Deputi Pengembangan Kelembangaan Pariwisata Kemenpar usai mengikuti Rapat Koordinasi Nasional SMK Pariwisata di Batam.

Tahun lalu, daya saing SDM Pariwisata Indonesia di ASEAN berada di peringkat lima, di bawah Singapura, Thailand, Malaysia, dan Singapura. Di tingkat dunia, SDM Pariwisata Indonesia di level 53 dari 141 negara.

Singapura berada di ranking tiga, dan Filipina saat ini di peringkat 42.

Menurut Ahman Sya, upaya peningkatan terus dilakukan. Salah satunya dengan mengundang seluruh perwakilan SMK Pariwisata di Indonesia dalam Rakornas di Batam, 30 Maret sampai 1 April.

Rakornas membicarakan berbagai kelemahan SDM Pariwisata, dan menyusun program perbaikan, dan membangun komitmen bersama antara pemerintah dan pemangku kepentingan.

"Kita harus mengubah nasib dengan semangat," kata Ahman Sya. "SMK Pariwisata jangan meluluskan siswa jika tidak kompeten."

Upaya lainnya adalah dengan membentuk lembaga sertifikasi profesi (LSP) bidang pariwisata di 34 provinsi. Pada tiga bulan pertama, Kemenpar menyelesaikan sertifikasi bagi 5.000, dari target 35 ribu.**

Berita Terkait