Jangan Ada Pungli Layanan Publik

Jangan Ada Pungli Layanan Publik

  Kamis, 20 Oktober 2016 09:30
MOTIVASI : Bupati Kubu Raya, Rusman Ali memberikan motivasi jajaran Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kubu Raya untuk meningkatkan profesionalisme dan kualitas kinerja. Ashri isnaini/pontianak post

Berita Terkait

Evaluasi Kinerja Dinas Pendidikan dan Kebudayaan 

KUBU RAYA – Disela-sela kesibukannya, Rabu siang (19/10), Bupati Kubu Raya, Rusman Ali menyempatkan diri mengunjungi Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kubu Raya. Tidak hanya sekedar melihat kinerja bawahnnya, orang nomor satu di Pemerintahan Kubu Raya ini juga memberikan motivasi bagi jajaran Dinas Pendidikan untuk meningkatkan kualitas dan professionalitas dalam bekerja. 

“Saya harap mulai saat ini seluruh jajaran Dinas Pendidikan dan Kebudayaam Kubu Raya bisa berlomba untuk meningkatkan kualitas kinerja, termasuk menghindari adanya praktik pungutan liar (Pungli) dalam memberikan layanan publik bagi masyarakat,” kata Rusman Ali, saat mengunjungi Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kubu Raya. 

Dengan adanya peningkatan kualitas kinerja, secara tak langsung kata Rusman Ali juga memberikan kontribusi besar bagi meningkatnya kualitas  dunia pendidikan di Kubu Raya. Dia menceritakan, saat ini pemerintah pusat tengah gencar memberantas pungutan liar. Untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan, Politisi Partai Amanat Nasional ini berharap seluruh staf Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kubu Raya bisa menjaga profesionalitas dan terus berupaya menghindari aktivitas pungli di lapangan. 

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kubu Raya, Frans Randus menerangakan dirinya sengaja mengundang Bupati Kubu Raya untuk memberikan motivasi bagi jajarannya. “Dengan adanya motivasi yang langsung diberikan pak bupati saya harap bisa mendorong semangat teman-teman di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kubu Raya untuk bekerja lebih baik,” ucapnya. 

Menilai positifnya agenda tersebut, Frans Randus berencana menjadikannya sebagai salah satu agenda rutin Dinas Pendidikan Kubu Raya. “Meski belum ditetapkan jadwalnya, namun akan saya upaya kegiatan silaturahmi sekaligus motivasi dan evaluasi yang dilakukan langsung pak bupati ini akan menjadi salah satu agenda rutin di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kubu Raya,” tegas Frans Randus. 

Disinggung mengenai upaya pemberantasan pungli di kalangan birokrasi, Frans Randus menerangkan sejak awal dirinya telah menginstruksikan kepada jajarannya untuk menghindari praktik pungli di lapangan. “Mencari rezeki dengan cara yang tidak baik itu tidak berkah, dan sudah saya ingatkan semua jajaran saya. Saya berharap imbauan untuk menghindari praktik pungli yang telah saya berikan bisa dijalankan semua teman-teman di sini,” ucapnya. 

Lantaran telah diberikan peringatan, namun jika sewaktu-waktu ditemukan oknum pegawai Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kubu Raya yang melakukan praktik pungli, Frans menegaskan dirinya tidak akan segan untuk memberikan sanksi. “Sebelumnya juga telah diingatkan, kalau masih ada yang melanggar dan melakukan pungli dalam memberikan pelayanan publik tentu akan kami berikan sanksi atau tindakan tegas sesuai dengan hukum dan aturan yang berlaku,”  pungkasnya. (ash) 

Berita Terkait