Jamin Pasokan BBM Aman

Jamin Pasokan BBM Aman

  Sabtu, 27 February 2016 07:51
Gambar dari JawaPos/ JPNN Com

Berita Terkait

PONTIANAK – Pertamina memastikan pasokan bahan bakar minyak untuk wilayah perhuluan Kalimantan Barat, yakni Sintang, Sekadau, Kapuas Hulu, dan Melawi tidak bermasalah. Hal ini diungkapkan Dian Hapsara, Area Manager Communication & Relations PT Pertamina (Persero) Kalbar, kemarin. Ia mengungkapkan ini menjawab kritik tajam dari anggota DPRD Kalbar.

“Sejak 21 Februari, kami berlakukan status alternatif karena terganggunya pasokan dari kapal yang tiba di Terminal BBM Sintang, sehingga kami mengupayakan untuk mendatangkan pasokan dari Terminal BBM Pontianak dan Jobber Sanggau untuk empat kabupaten tersebut. Per hari ini (kemarin) pasokannya sudah ke level reguler,” kata Dian di Pontianak.

Menurutnya, empat kabupaten tersebut yakni di Sintang, Sekadau, Kapuas Hulu, dan Melawi normalnya dipasok dari Terminal BBM Sintang dengan rata-rata penyaluran 400–500 kiloliter per hari. Sejak diberlakukannya status alternatif, mobil tangki dari Terminal BBM Pontianak dan Jobber Sanggau dikerahkan untuk mengantisipasi pasokan premium di empat wilayah kabupaten tersebut.

Rata-rata harian yang dipasok dari Terminal BBM Pontianak berjumlah 180 kiloliter. Pasokan dari Jobber Sanggau sempat terkendala medan berat akibat hujan sehingga aspek keselamatan pengemudi harus diperhatikan. Sementara pertamina memiliki tiga status untuk distribusi yakni reguler, alternatif, dan emergensi. Level reguler adalah distribusi lancar tanpa kendala dan menggunakan cara dan jalur lazim untuk rute tersebut.

Ia menambahkan status alternatif adalah penyaluran BBM harus menggunakan rute berbeda dari lazimnya untuk menyampaikan BBM ke masyarakat di suatu kawasan dan mungkin memerlukan waktu lebih lama daripada regular. Semetara level status emergensi ialah BBM dikirim dengan cara sedemikian rupa, melewati jalur yang mungkin bukan jalur regular. Maksudnya supaya tiba ke tangan masyarakat secepat-cepatnya.

Di sisi lain, lanjutnya, kapal pemasok Premium 1000 KL sudah tiba sejak Kamis 25 Feb dan melakukan bongkar muat di Terminal BBM Sintang. Dengan telah bersandarnya kapal ini, maka sistem distribusi dikembalikan menggunakan mobil tangki yang tersedia di Sintang untuk memasok SPBU dan APMS pada 4 wilayah kabupaten tersebut. Hingga saat ini, sudah 384 KL disalurkan ke seluruh baik SPBU maupun APMS dan akan terus mempercepat proses normalisasi.

“Sejak mendeteksi ada potensi gangguan distribusi kapal di Sintang, kami lakukan upaya-upaya penanggulangan, kami juga sadar medan daerah tersebut sangat menantang jika harus dipasok dari Pontianak,” ujarnya.(den)

Berita Terkait