Jamaah Pengajian Rutin DMI Pontianak Makin Antusias

Jamaah Pengajian Rutin DMI Pontianak Makin Antusias

  Sabtu, 13 Agustus 2016 12:16

Berita Terkait

KETUA Bidang Pemberdayaan Perempuan DMI Kota Pontianak Yenieta Arbieastutie mengatakan, DMI terus merangkul organisasi perempuan muslim untuk bersama ikut pengajian rutin yang diselenggarakan dua kali sebulan. Masjid-masjid sepi jemaah jadi fokus dalam pelaksanaan pengajian itu.

“Alhamdulilah, antusias ibu-ibu majelis taklim ikut serta dalam pengajian ini tinggi. Jumlahnya terus meningkat. Bahkan ibu-ibu ingin pelaksanaan pengajian tidak hanya dilakukan pada bulan puasa saja. Pengajian ini diprakarsai 12 organisasi perempuan muslim Pontianak,” katanya, Jumat siang.

Pengajian ini dijelaskan istri Wakil Wali Kota Pontianak, dilaksanakan sebulan dua kali, yaitu di minggu ke dua dan ke empat. Ia berharap selain 12 organisasi perempuan muslim yang bergabung, ke depan banyak organisasi Islam ikut gabung, dengan tujuan mendekatkan diri dengan Al Quran untuk mencari pahala sebanyak-banyaknya.

Sambungya, jumlah organisasi perempuan Islam di Pontianak banyak. Meski ia tak tahu secera pasti jumlahnya, namun ke depan ia berharap semua bisa bergabung dengan DMI. Jika melihat antusias ibu-ibu pengajian, ke depan ia  meyakini banyak anggota baru ikut pengajian ini.

Pengajian ini juga menimbulkan dampak positif. Banyak ide-ide tercetus. Salah satunya seperti yang dilakukan di bulan puasa lalu, di mana organisasi perempuan bersama DMI menyelenggarakan baksos beri bantuan keperluan lebaran, yang diperuntukkan bagi orang tak mampu di enam kecamatan.

Untuk menjangkau ibu-ibu pengajian wilayah pinggir sungai dan pinggiran Pontianak, pihaknya melibatkan BKMT enam kecamatan. Hasilnya kini telah tampak, terbukti tiap pelaksanaan pengajian jumlah anggotanya terus bertambah.

Pihaknya juga mengunjungi masjid-masjid sepi jemaah. Di masjid itu kerap dilaksanakan pengajian bersama. Usai pelaksanaan pengajian, juga doa bersama yang diperuntukkan pada pasien Rumah Sakit Sudarso dan RS Kota Pontianak yang sedang menderita sakit. “Usai kegiatan kita selingi dengan tutorial hijab dari orang berpengalaman. Dengan begitu, muslimah bisa lebih trendy dan feminim,” tutupnya.(iza)

Berita Terkait