Jalan Rusak di Jalan Seliung Resahkan Pengendara

Jalan Rusak di Jalan Seliung Resahkan Pengendara

  Jumat, 5 February 2016 08:46
BERLUBANG: Salah satu titik lubang di Jalan Seliung Pasar Sungai Pinyuh tertutup genangan air hujan. WAHYU/PONTIANAKPOST

Berita Terkait

SUNGAI PINYUH- Kerusakan badan Jalan Seliung Sungai Pinyuh menebar ‘teror’ bagi pengendara. Sejumlah lubang besar tampak menghiasi badan jalan hingga menjadi ancaman bagi pengendara yang melewati jalur tersebut. Jika tidak berhati-hati, maka masyarakat pengendara pun bisa celaka.

“Sudah sekitar dua bulan belakangan ini badan jalan mengalami kerusakan. Bukan hanya satu titik saja, melainkan ada beberapa titik kerusakan di Jalan Seliung Pasar Sungai Pinyuh ini,” terang warga Sungai Pinyuh, Iswandi, Kamis (4/2) sore.Iswandi menilai, kerusakan badan jalan tersebut menjadi ancaman bagi pengendara yang berlalu lalang. Sebab, lubang besar dengan panjang hingga puluhan meter dengan kedalaman hampir sepuluh centimeter itu sewaktu-waktu dapat mencelakai pengendara.

“Jika turun hujan, maka lubang akan tergenang air. Akibatnya pengendara tidak bisa melihat lubang di badan jalan itu. Apalagi pada malam hari, jalanan gelap dan lubang tergenang air semakin membahayakan keselamatan pengguna jalan,” pendapatnya.Iswandi pun menilai perlu segera dilakukan perbaikan terhadap kerusakan badan Jalan Seliung Sungai Pinyuh. Mengingat, Jalan Seliung menjadi salah satu jalur yang cukup padat dilalui kendaraan setiap harinya.

“Terutama pada pagi hari, masyarakat dan anak-anak sekolah pasti melewati Jalan Seliung untuk menuju ke sekolah di Jalan Pendidikan. Aktivitas lalu lintas yang padat harusnya ditunjang dengan infrastruktur yang memadai untuk menghindari terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan,” tuturnya.Senada itu, pengendara warga Sungai Pinyuh lainnya, Julfi meminta agar pemerintah daerah segera melakukan perbaikan terhadap kerusakan badan Jalan Seliung Sungai Pinyuh. Mengingat, keberadaan infrastruktur tersebut sangat strategis dalam menunjang aktivitas masyarakat di Kecamatan Sungai Pinyuh.

“Jalan Seliung ini merupakan akses utama jalur lalu lintas di Pasar Sungai Pinyuh. Sekaligus menghubungkan antar daerah kecamatan. Makanya sangat penting menjadi perhatian pemerintah agar keberadaan infrastruktur jalan ini selalu dalam kondisi baik,” nilainya.Lebih jauh, dia pun menyarankan agar pemerintah daerah memperhatikan pengelolaan drainase dilingkungan Jalan Seliung. Mengingat, kerusakan badan Jalan Seliung disamping disebabkan aktivitas kendaraan juga dipengaruhi kurang lancarnya drainase hingga menyebabkan air menggenangi badan jalan.

“Badan Jalan Seliung memang kerap tergenang jika turun hujan deras. Pengikisan air hujan menyebabkan daya tahan aspal menjadi berkurang. Nah, jika drainase dikelola dengan baik maka air hujan tidak akan menggenangi badan jalan. Karenanya, selain melakukan perbaikan badan jalan, drainase juga perlu dilakukan penataan,” sarannya mengakhiri.(wah)

Berita Terkait