Jalan Kembali ke Puncak

Jalan Kembali ke Puncak

  Senin, 4 April 2016 09:04
Victoria Azarenka

Berita Terkait

Azarenka Rengkuh Titel Miami Open

MIAMI-Di tengah cuaca terik 31 derajat celcius Miami, dan perlahan mulai tenggelamnya era Serena Williams, Victoria Azarenka menapaki jalan kembali sebagai petenis putri terbaik yang ada di dunia saat ini. Mantan ranking satu WTA itu kemarin merebut titel ketiganya di Miami Open.

Azarenka juga merebut gelar Miami Open pada 2009 dan 2011. Di final kemarin, dia menghempaskan lawannya Svetlana Kuznetsova dua set langsung 6-3, 6-2. Di Tennis Center at Crandon Park, petenis 30 tahun asal Rusia itu takluk di tangan Azarenka dalam waktu relatif singkat, hanya 80 menit.

“Aku ingin merayakan kemenangan ini dengan makan pizza,” ucap Azarenka sambil tersenyum lega, dalam sambutan kemenangan dilansir Associated Press.

Musim ini, cedera kaki dan paha yang menghantui Azarenka dua tahun belakangan tampak tak lagi mengganggu. Performa terbaik petenis 26 tahun asal Belarusia itu kembali muncul. 

Cederanya itu, sempat membuat dia terlempar dari ranking 30 besar dunia pada 2014. Padahal, di usia 22 tahun yakni pada 2012, Azarenka pernah memukau dengan melejit merasakan kursi empuk ranking satu dunia. 

Itu setelah dia merengkuh titel Australia Terbuka dan medali emas Olimpiade London. “Ini akan menginspirasi dan memotivasiku untuk bekerja lebih keras lagi,” ucap petenis yang kini berada di ranking delapan WTA tersebut.

Trofi ketiganya di 2016 ini akan mengantarnya kembali menembus peringkat lima besar dunia. Sebelum menjuarai Miami Open, Azarenka musim ini lebih dulu mengangkat trofi Brisbane Internasional dan Indian Wells. Kini dia punya rekor mentereng yakni 22-1 sepanjang 2016.

Kemenangan Vika-julukan Azarenka di Miami Open kemarin juga menempatkan namanya sebagai satu dari hanya tiga petenis putri sepanjang sejarah yang menyandingkan gelar Indian Wells dan Miami Open di tahun yang sama. Dua petenis lain yang bisa melakukannya hanya Steffi Graf (1994 & 1995) dan Kim Clijsters (2005). “Suatu kehormatan disejajarkan dengan para juara yang luar biasa itu,” ucapnya.

Di lain sisi, Kuznetsova malah tampil kurang prima di partai puncak kemarin. Selalu bertanding tiga set dalam lima dari enam pertandingan sejak babak pertama membuat fisiknya terkuras. Cuaca terik Miami sepanjang turnamen memperparah keadaan. Dan Azarenka memanfaatkan betul kekurangannya itu.

Sepanjang pertandingan, juara grand slam Prancis Terbuka 2009 itu bahkan hanya mampu membuat delapan kali pukulan winners. Sementara Azarenka, menggila dengan melakukannya 23 kali. 

“Aku sudah mengeluarkan semua kemampuan. Selamat untuk Azarenka yang telah menyelesaikan pekerjaan luar biasa musim ini. Terutama dalam empat minggu belakangan,” ucap Kuznetsova. (irr)

Berita Terkait