Jalan Bergelombang dan Berlumpur

Jalan Bergelombang dan Berlumpur

  Selasa, 16 February 2016 11:37

SUNGAI PINYUH- Masyarakat Gang Bersama Kecamatan Sungai Pinyuh mendambakan pembangunan jalan dilingkungannya. Sebab, saat ini kondisi jalan yang dihuni 50 Kepala Keluarga (KK) itu cukup memprihatinkan. Badan jalan bergelombang dan berlumpur jika disiram hujan.

Badan jalan di Gang Bersama Sungai Pinyuh memiliki lebar kurang lebih dua meter dan panjang 400 meter. Dari total panjang badan jalan itu, 280 meter sudah dibangun dengan rabat beton. Sedangkan sisanya belum tersentuh program pembangunan.

“Kurang lebih 100 meter panjang jalan yang belum di rabat beton. Makanya kami berharap pada tahun 2016 ini, pemerintah daerah dapat mengalokasikan anggaran untuk pembangunan rabat beton di Gang Bersama ini,” pinta Mahdar, warga yang bermukim di Gang Bersama Kecamatan Sungai Pinyuh, Minggu (14/2) siang.

Mahdar mengungkapkan, keberadaan jalan tersebut sangat penting dalam mendukung kelancaran aktivitas masyarakat setempat. Mengingat, jalan itu menjadi infrastruktur utama untuk keluar masuk kendaraan setiap harinya.

“Terakhir kali jalan ini dibangun enam tahun silam. Sejak saat itu, kami sudah tidak pernah lagi menikmati program pembangunan dari pemerintah daerah. Padahal, kondisi badan jalan sangat memprihatinkan. Badan jalan bergelombang dan jika tergenang air hujan, maka akan berlumpur,” lirihnya.

Bukan hanya badan jalan itu saja, masih menurut Mahdar, kondisi jembatan dilingkungan tempat tinggal masyarakat setempat juga perlu mendapatkan perhatian. Sebab, badan jembatan sudah rusak berat dan nyaris roboh.

“Jembatan itu menghubungkan antara Gang Bersama dengan jalan raya. Lihat saja kondisinya sudah sangat membahayakan. Jika tidak berhati-hati ketika melewatinya, kita bisa terperosok dan celaka,” tuturnya.

Terkait kerusakan tersebut, dirinya mengaku telah berupaya mengaspirasikannya kepada pejabat terkait. Namun, sampai saat ini belum ada tindaklanjut terhadap pembangunan badan jalan Gang Bersama Sungai Pinyuh.

“Makanya kami sangat berharap melalui pemberitaan di Pontianak Post ini kiranya dapat mengakhiri penantian panjang masyarakat di Gang Bersama untuk menikmati infrastruktur jalan yang lebih baik,” tukasnya penuh pengharapan.(wah)