Jalan Anjongan Dalam Rusak Parah

Jalan Anjongan Dalam Rusak Parah

  Senin, 1 Agustus 2016 09:30
RUSAK: Ruas jalan Anjongan Dalam rusak parah. WAHYU/PONTIANAKPOST

Berita Terkait

MEMPAWAH - Masyarakat pengendara mengeluhkan kerusakan badan Jalan Anjongan Dalam yang menghubungkan Kecamatan Mempawah Timur-Anjongan. Kondisi jalan rusak parah dan mengancam keselamatan pengendara. Mereka berharap pemerintah daerah segera melakukan perbaikan di ruas jalan itu.

“Kerusakan badan Jalan Anjongan Dalam ini sudah lama. Sekarang kondisinya semakin parah dan mengkhawatirkan. Jika tidak segera diperbaiki, maka kerusakan akan semakin buruk,” pendapat Ridwan, warga Mempawah, Minggu (31/7) siang.

Ridwan menyebut, salah satu titik kerusakan di jalur Jalan Anjongan Dalam itu menyebabkan akses jalan terputus. Yang lebih mengkhawatirkan lubang jalan tertutup genangan air sehingga tidak terlihat oleh pengendara yang melintas dikawasan itu.

“Bagi pengendara yang tidak pernah melewati jalur itu, sangat berpotensi mengalami kecelakaan. Sebab, badan jalan berlubang dengan diameter sangat besar. Bukan hanya itu, lubang jalan juga tertutup air dan tidak terlihat oleh pengendara,” tuturnya.

Karenanya, dia berharap Pemerintah Kabupaten Mempawah segera melakukan perbaikan terhadap kerubahan badan Jalan Anjongan Dalam tersebut. Mengingat Jalan Anjongan Dalam sebagai akses penghubung antar wilayah kecamatan di Kabupaten Mempawah.

“Keberadaan jalur ini sangat strategis dalam mendukung kelancaran aktivitas masyarakat. Saya sendiri hampir setiap pekan melewati jalur itu ketika pulang ke Mempawah. Karena jaraknya lebih dekat dan menghemat waktu berkendara,” tuturnya.

Pengendara lainnya, Dhany menilai kerusakan badan Jalan Anjongan Dalam disebabkan oleh tingginya intensitas kendaraan berat yang mengangkut galian C. Muatan kendaraan yang memiliki bobot besar itu membuat konstruksi jalan rusak parah.

“Daerah ini memang salah satu titik penambanan galian C di Kabupaten Mempawah. Sehingga tak heran jika setiap harinya lalu lintas truk cukup tinggi. Dampaknya, badan jalan mengalami kerusakan akibat tak kuat menahan beban kendaraan itu,” analisanya.(wah)

Berita Terkait