Jaga Kerukunan Beragama

Jaga Kerukunan Beragama

  Rabu, 4 January 2017 09:47
SATYA LENCANA: Wali Kota Singkawang Awang Ishak menyematkan satya lencana kepada pegawai Kemenag masa kerja 20 tahun dan 10 tahun pada HAB ke 71 kemarin. Hari kurniathama/pontianak post

Berita Terkait

SINGKAWANG--Upacara Hari Amal Bakti (HAB) Kementerian Agama  ke-71 di Kota Singkawang dilaksanakan di halaman Kantor Kemenag Kota Singkawang pada Selasa (3/1) berjalan dengan khidmat dan meriah.  Bertindak sebagai inspektur upacara Wali Kota Singkawang Awang Ishak. Dalam sambutan Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin yang dibacakan Wali Kota Singkawang, mengingatkan bahwa  agama tidak dapat dipisahkan dari kehidupan bangsa dan negara. “ Semangat dan motivasi keagamaan adalah sumber kekuatan dalam meraih kemerdekaan, mempertahankan kedaulatan nasional, dan menjaga keutuhan NKRI”, ujarnya.

Menurutnya agama yang diyakini dan diamalkan oleh umatnya masing-masing harus menjadi unsur pembentuk Nation and Character Building bangsa Indonesia  yang  majemuk  ini.  “ Karena  itu,  seluruh umat beragama harus menyadari dan disadarkan bahwa nilai-nilai agama merupakan unsur perekat integrasi nasional,”ucapnya.

Dalam kaitan ini pula,  Menteri Agama mengingatkan, toleransi dan kerukunan bukan milik sesuatu golongan umat beragama semata, tetapi harus menjadi milik semua golongan dan berlaku untuk semua pemeluk agama. “Saling menghormati dan saling menghargai identitas keyakinan antarumat beragama  harus  terus  dijaga  dalam  upaya melindungi keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia”, pintanya. 

Sejalan dengan tema Hari Amal Bakti Kementerian Agama ke-71 tahun 2017 yaitu "Bersih Melayani" dan motto "Lebih Dekat Melayani Umat",  Menteri Agama berharap peringatan ulang tahun Kementerian Agama   ini   semakin   memperkuat   komitmen   kita semua terhadap integritas dan etos kerja sebagai pelayan masyarakat dan pengayom semua umat beragama. Menag pun mengharuskan jajaranya untuk senantiasa mengembangkan wawasan serta meningkatkan keterampilan dan kesigapan dalam bertugas. Ego sektoral, sektarianisme, dan sejenisnya harus disingkirkan dari lingkungan kerja Kementerian Agama. “Kita harus bersikap sebagai agamawan sekaligus  negarawan  yang  menempatkan kepentingan umat dan bangsa di atas kepentingan pribadi dan kelompok”, ujarnya.

Seluruh   jajaran Kementerian Agama, tambah dia, sebagaimana amanah Menteri agama RI  agar  senantiasa  menjaga  marwah kementerian agama sebagai organisasi yang sarat dengan nilai, kultur, dan tradisi yang baik. 

Dalam upacara tersebut hadir Kepala Kantor Kemenag Kota Singkawang Nahruji beserta pejabat di lingkungan kantor Kemenag,  Kepala SKPD di lingkungan Pemerintah Kota Singkawang, Forkopinda Kota Singkawang, seluruh pegawai Kementerian Agama Kota Singkawang serta undangan lainnya.  (har)

 

 

 

Berita Terkait