Jaga dengan Baik, Apa yang Dibangun

Jaga dengan Baik, Apa yang Dibangun

  Sabtu, 14 November 2015 11:00
MENINJAU INFRASTRUKTUR: Camat Sukadana Syahrial Solihin meninjau pelaksanaan pembangunan infrastruktur di Desa Simpang Tiga. Camat ingin memastikan anggaran yang digelontorkan ke desa dapat terserap dengan baik. DANANG PRASETYO/PONTIANAK POST

Berita Terkait

SUKADANA – Kepala Kecamatan (Camat) Sukadana Syahrial Solihin berpesan agar pembangunan yang telah dilaksanakan di sejumlah desa di wilayah kecamatannya, dapat dijaga dengan baik. Masyarakat diharapkan dia, harus benar-benar merasa memiliki setiap pembangunan yang ada.“Pemerintah sudah memberikan bangunan, dan bangunan itu hendaklah dipelihara agar manfaatnya dapat dirasakan  oleh masayarakat ramai,”ucap Camat saat meninjau pelaksanaan pembangunan infrastruktur di Desa Simpang Tiga, belum lama ini. Kunjungannya ini dilakukan untuk memastikan anggaran yang dikucurkan di desa dapat terserap dengan baik, sesuai dengan apa yang diharapkan.

Pada awalnya, kunjungannya diawali dengan melihat hasil pelebaran jalan lingkungan di Dusun Parit Bugis. Jalan rabat beton yang semula hanya 1,5 meter, dilebarkan menjadi 2,5 meter. Selanjutnya, dia juga melihat secara teliti jalan yang dikerjakan setebal 15 sentimeter dan panjang 866 meter.

Usai meninjau jalan lingkungan Parit Bugis, mantan Sekretaris Dinas ESDM Kabupaten Kayong Utara pun melanjutkan perjalanannya, dengan meninjau hasil pekerjaan jalan lingkungan Parit Gudang, Dusun Semanai. Sama halnya dengan jalan lingkungan Parit Bugis, rabat beton jalan lingkungan Parit Gudang juga dilebarkan 1 meter dari yang semula 1,5 meter menjadi 2,5 meter. Jalan yang dilebarkan sepanjang 866 meter dengan ketebalan 25 sentimeter.

Selanjutnya, Camat Sukadana juga meninjau pembangunan barau timbun pasar ikan di Dusun Siduk. Di sana, Camat melihat langsung para pekerja yang tampak sibuk memasang barau yang dari bahan kayu belian.

Sementara itu, kepala Desa (Kades) Simpang Tiga, Rajali, yang mendapingi Camat Sukadana, menerangkan jika pelebaran jalan rabat beton di dua dusun itu bersumber dari dana desa (APBDes). Dana desa Simpang Tiga yang diserap untuk fisik, kata Rajali, lebih dari Rp400 juta. Dana desa tersebut dibagi mereka sama rata untuk Dusun Parit Bugis dan Dusun Semanai, sehingga untuk satu dusun yang diserap untuk pelebaran jalan sekitar Rp201 juta. “Kalau Dusun Siduk yang kita bangun barau timbun pasar ikan itu bersumber dari ADD (APBD) yang anggarannya sekitar Rp300 juta,” tutupnya. (dan)

 

Berita Terkait