Jadikan Pusat Cetak Hafiz Quran

Jadikan Pusat Cetak Hafiz Quran

  Rabu, 29 June 2016 09:32
BUKBER: Wakil Wali Kota Singkawang menggelar buka bersama anak-anak Panti Asuhan. HARI KURNITHAMA/PONTIANAK POST

Berita Terkait

SINGKAWANG -- Wakil Walikota Singkawang H Abdul Muthalib menggelar buka puasa bersama 1.500 anak anak panti asuhan se-Kota Singkawang Selasa Senin (27/6) malam di kediaman dinasnya.

Hadir pimpinan pondok pesantren, tokoh agama, tokoh masyarakat, peserta Daurah Quran, para pengurus masjid dan surau di Kota Singkawang. Tausiyah disampaikan H Mulyadi yang juga hafiz quran, kegiatan ini dalam rangka mempererat silaturahmi. "Mengambil berkah dari doa doa anak yatim piatu," H Abdul Muthalib kepada sejumlah media.

Berbagai hal diungkapkan Wakil Walikota kedepan agar nuansa Ramadan senantiasa hadir di bulan - bulan lainya, makanya kedepan perlu dirancang program keagamaan.

"Seperti Safari Ramadan, bertujuan memakmurkan masjid agar masyarakat cinta dengan masjid. Ini yang terus dikembangkan kedepannya," katanya.

Usai lebaran, tambah dia, banyak masukan dan saran dari pemuka agama, dimana agar kedepan masjid dan musholla bisa ramai seperti nuansa Ramadan maka berbagai kegiatan diusulkan untuk diprogramkan. “Seperti lomba azan, 1000 khatam seperti pengajian nusantara, bahkan ada usulan ada program khatib keliling se-Kota Singkawang sehingga menambah dinamika kegiatan masjid,” ungkapnya.

Bahkan baru - baru ini, ia mengapresiasi adanya kegiatan yang digelar Lembaga Singkawang Quran Center di Jalan Tani, sebagai upaya mencetak penghafal quran, bukan saja kalangan dewasa namun juga remaja ikut serta. “Awalnya targetnya hanya 100 orang namun menjadi 208 orang baik remaja dan dewasa. Artinya antusias warga sangat tinggi, padahal untuk masuk kegiatan ini dikenakan pendaftaran Rp 250.000,” ungkapnya.

Selain itu, kata Wakil Walikota, kagum terhadap hasil kegiatan ini dimana ada anak usia 8 tahun yang hafal 4 hingga 6 juz. “Dan ini akan kita kembangkan. Pemkot tentu saja mendukung hal ini. Dengan meningkatnya umat Islam khususnya generasi muda mendalami Islam, maka penyakit masyarakat yang kini menghantui warga seperti narkoba, ngelem, pergaulan bebas Insya Allah perlahan akan hilang,” harapnya.

Selain mendukung, kata H Dol sapaan akrabnya, perlunya motivasi. Motivasi ini bisa diberi penghargaan atau hadiah kepada mereka yang serius mendalami agama seperti penghafal Al-Quran, Pengembangan keagamaan perlu terus ditingkatkan kedepannya,” katanya.

Bahkan ada wacana antara Pemkot, Kemenag, dan dewan masjid Singkawang, wacana bagaimana dibuat produk hukum keluar perwako atau perda nantinya, dimana diharuskan anak anak yang masuk sekolah sudah bisa baca Alquran khusus yang muslim. “Tapi ini baru wacana. Tujuannya tidak ada lain, minimal penganut ajaran Islam memperdalam agamanya. Saat ini kita masih merumuskan masalah ini,” ujarnya. (har)

Berita Terkait