Jadikan Mempawah Kota Kuliner

Jadikan Mempawah Kota Kuliner

  Minggu, 11 September 2016 10:25
SERBA IKAN: Sekretaris Daerah Kabupaten Mempawah Mochrizal melihat aksi peserta lomba masak serba ikan dalam sebuah kegiatan di Gedung Kartini Mempawah. WAHYU ISMIR/PONTIANAK POST

Berita Terkait

MEMPAWAH – Kalimantan Barat (Kalbar) kaya akan beragam menu kuliner tradisional. Salah satu daerah yang cukup terkenal dengan potensi kulinernya adalah Kota Mempawah, Kabupaten Mempawah. Setiap harinya, ratusan warga berburu aneka masakan di lokasi-lokasi kuliner di Bumi Galaherang tersebut.

Tidak hanya pecinta kuliner warga tempatan, masyarakat dari daerah lain seperti Pontianak, Kubu Raya, Singkawang, dan sejumlah daerah, menyempatkan diri singgah ke Mempawah, untuk menikmati makanan khas daerah itu. Ada banyak lokasi yang bisa didatangi pecinta kuliner di sini. Mulai dari Rumah Makan Asam Pedas Pak Wahab di kompleks Pelabuhan Kuala Mempawah, Toko Mie Goreng Bu Sri di Pulau Pedalaman, Pengkang di Kecamatan Segedong, hingga pusat kuliner di Terminal Mempawah.

“Di Kalbar, Mempawah salah satu daerah yang cukup terkenal dengan beragam menu kulinernya. Banyak sekali tempat-tempat usaha kuliner yang terus berkembang di Kabupaten Mempawah,” aku sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Mempawah, Mochrizal, dalam acara lomba masak serba ikan di Gedung Kartini Mempawah, belum lama ini.

Menurut Sekda, mutu dan kualitas kuliner yang dihasilkan pengusaha Kabupaten Mempawah sudah tidak diragukan lagi. Terbukti, diungkapkan dia bagaimana setiap harinya ada saja masyarakat luar daerah kabupaten ini yang datang dan berkunjung untuk menikmati kuliner. 

“Makanya, Pemerintah Kabupaten Mempawah terus mendorong dan memacu pertumbuhan sektor usaha kuliner. Salah satunya, kami membangun tempat yang refresentatif bagi pedagang di Terminal Mempawah. Di sana juga kita lengkapi dengan panggung hiburan yang bisa menjadi daya tarik bagi pengunjung,” tuturnya. 

Secara geografis, diungkapkan Mochrizal, Kabupaten Mempawah berada di wilayah pantai Kalbar. Tentu, diharapkan dia, potensi laut tersebut dapat dimaksimalkan untuk menunjang kreasi dan kreativitas menu-menu kuliner yang berkualitas dan bergizi tinggi. Salah satunya, disebutkan dia, masakan kuliner berbahan baku ikan.

“Masalah sumber daya manusia (SDM) dan skill pengolahan menu kuliner, sudah tidak diragukan lagi. Kabupaten Mempawah sudah sering tampil sebagai pemenang dan mewakili daerah ini ke tingkat provinsi, nasional, bahkan macanegara. Namun, yang perlu kita gali dan tingkatkan lagi yakni kreaktivitas dan inovasi pengajian menu-menu kuliner yang baru dan segar,” ucapnya.

Kreativitas dan inovasi menu kuliner, diakui dia, sangat penting. Harapan dia, agar tidak menimbulkan kebosanan bagi masyarakat pecinta kuliner. Dengan terciptanya menu-menu kuliner yang baru, dia yakin akan menjadi daya tarik tersendiri bagi masyarakat luar untuk datang dan berkunjung ke Mempawah, menikmati masakan tersebut.

“Salah satu menu kuliner terbaru yang saya temukan hasil pengelolaan PKK Kecamatan Mempawah Timur. Mereka berhasil membuat cendol dengan bahan baku ikan. Selain cita rasanya yang enak, makanan itu juga bergizi tinggi. Sebab, ikan kaya akan kandungan protein,” ujarnya.

Untuk itu, ditegaskan dia bahwa pemerintah setempat terus mendorong dan memacu para pengusaha kuliner, agar berani berkreasi dan berinovasi menciptakan menu-menu kuliner baru. Terlebih, dia menambahkan, bahan baku ikan yang cukup melimpah di daerah ini. “Saat ini, Mempawah sudah terkenal dengan masakan ikan asam pedas Pak Wahab. Semoga ke depan, akan ada menu-menu baru yang tak kalah terkenalnya,” harapnya mengakhiri. (wah)

 

Berita Terkait