Jadikan Lidah Buaya Bahan Dasar Pembuatan Kue

Jadikan Lidah Buaya Bahan Dasar Pembuatan Kue

  Minggu, 17 December 2017 08:30
FOTO BERSAMA: Seluruh peserta berfoto bersama usai menyelesaikan tugasnya untuk membuat kue berbahan lidah buaya. SITI SULBIYAH/PONTIANAK POST

Berita Terkait

Dari Lomba Membuat Kue Berbahan Aloe Vera

Lidah buaya atau aloe vera menjadi salah satu komoditas unggulan khas Kota Pontianak. Lidah buaya dapat disulap menjadi olahan yang beragam, seperti minuman, dodol, manisan hingga kerupuk. Namun ternyata lidah buaya jugu dapat menjadi bahan pangan segar. Seperti apa pengolahannya? Bagaimana pula dengan potensinya?

SITI SULBIYAH KURNIASIH, Pontianak

“SELAMA ini lidah buaya masih fokus pada pengolahan yang bersifat industri,” begitu dikatakan oleh Hidayati, saat menjadi juri dalam lomba Membuat Kue Barbahan Aloe Vera, Sabtu (16/12). Padahal, menurut Hidayati, lidah buaya dapat dimanfaatkan sebagai bahan dalam pembuatan berbagai pangan segar, seperti kue, rendang, hingga campuran sayur. Begitupun dengan olahan-olahan makanan rumah tangga sehari-hari, lidah buaya dapat menjadi salah satu bahan campuran.

Untuk pembuatan kue, lidah buaya dapat dipadukan pada kue yang menggunakan resep tradisional, seperti pembuatan kue talam misalnya. Atau jenis kue lainnya, seperti kue brownies. Bahkan ada beberapa olahan makanan yang sangat cocok dicampurkan dengan lidah buaya, seperti puding. “Semua jenis kue bisa dimasukkan, karena lidah buaya sifatnya tidak memiliki rasa sehingga bisa jadi bahan dasar pembuatan kue apa saja,” katanya.

Namun dalam pembuatan kue yang memanfaatkan lidah buaya ini, ternyata pengolahannya tidaklah mudah. Kandungan lidah buaya yang 90 persennya adalah air, dapat menganggu tekstur asli kue. Untuk itu perlu adanya teknik yang tepat agar kue yang dihasilkan memiliki tekstur baik, serta rasa yang enak. “Bagaiamana caranya agar kue tersebut utuh dan menjadi olahan yang enak? Namun orang mencicipi olahan kue tersebut bisa merasakan adanya campuran bahan lidah buaya,” terangnya. 

Lomba Membuat Kue Barbahan Aloe Vera, yang digelar di Aula Rumah Dinas Wakil Wali Kota Pontianak ini, diharapkan menjadi salah satu ajang untuk mengenalkan kepada masyarakat bahwa lidah buaya juga dapat diolah menjadi makanan yang dikonsumsi sehari-hari. “Kami dari panitia berharap ibu-ibu semakin kreatif dalam menghasilkan olahan makanan khususnya yang berbahan lidah buaya. Ini juga merupakan upaya untuk mendiversifikasikan produk-produk berbahan lidah buaya, sehingga berdampak positif bagi perekonomian,” jelas Penanggung Jawab lomba, Metasari Kartika.

Lomba ini sendiri dilaksanakan oleh Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kota Pontianak. Kegitan ini menjadi salah satu rangkaian kegiatan dalam rangka peringatan Hari Ibu yang dilaksanakan oleh Tim Penggerak PKK Kota Pontianak. Setidaknya ada 13 peserta yang mengikuti lomba tersebut. Mereka berasal dari berbagai elemen mulai dari tim di setiap kecamatan, hingga organisasi wanita dari Pontianak, beradu untuk menyajikan olahan kue yang enak. 

Sekira pukul 11.00 WIB, tiga orang juri melakukan penilaian. Dengan berbagai kriteria, mulai dari kreativitas, rasa, hingga, anggaran yang digunakan, terpilihlah enam tim yang berhak menyabet gelar juara. Juara pertama berhasil diraih oleh organisasi IIDI Kota Pontianak. Disusul oleh Tim Kecamatan Pontianak Timur sebagai juara II, dan Kecamatan Pontianak Kota sebagai juara ketiga. Sedangkan untuk juara harapan I, harapan II, dan harapan III, masing-masing diraih oleh Salimah Kota Pontianak, Jelasenastri, dan Tim Kecamatan Pontianak Timur. (*)

Berita Terkait