Jadi Pengedar Sabu ,Honorer Disperindag Ditangkap

Jadi Pengedar Sabu ,Honorer Disperindag Ditangkap

  Sabtu, 12 Agustus 2017 10:00
NARKOTIKA: Empat tersangka kasus narkotika yang ditangkap Polres Sintang dalam sepekan terakhir dihadirkan saat konfrensi pers, Jumat (11/8). SUTAMI/PONTIANAK POST

Berita Terkait

SINTANG  -  Polres Sintang mengamankan empat tersangka terkait penyalahgunaan narkotika jenis sabu. Keempatnya ditangkap di lokasi berbeda. Satu dari keempat tersangka diketahui merupakan staf honorer di Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Disperindagkop dan UKM) Sintang berinisial Fir.

Polisi ikut menyita uang tunai senilai Rp2.279.000 yang diduga kuat hasil penjualan sabu. Fir ditangkap saat bersama rekannya Rez disebuah rumah di Sintang, pada 9 Agustus malam sekira pukul 18.20. Hasil penggeledahan polisi berhasil menemukan sabu seberat tujuh gram, dari keduanya. Sabu disembunyikan dibawah kasur, tempat permen dan diatas kasur. Terbagi dalam paket kecil siap edar.

Wakapolres Sintang, Komisaris Amri Yudhi, Jumat (11/8) mengatakan penangkapan keduanya berawal informasi yang diterima kepolisian tentang adanya warga memiliki dan menyimpan sabu. Polisi langsung mengembangkan informasi yang didapat dengan mendatangi sebuah rumah.

Saat penggerebekan, kedua tersangka di dalam rumah tersebut. Polisi langsung menciduk dan menggeledah seisi rumah dan barang bukti sabu ditemukan. Keduanya tidak bisa mengelak dan langsung digelandang ke kantor polisi.

Polisi hingga kini masih mengembangkan jaringan kedua tersangka. Penelusuran polisi hingga ke Nanga Pinoh Melawi. Karena diduga kuat sabu didapat dari sana. Namun semua masih dikembangkan dan keterangan kedua tersangka terus didalami.

Tersangka Fir saat ditanya sejumlah jurnalis memilih diam terkait sudah berapa lama menjadi staf honorer di Disperindagkop dan UKM Sintang. Ia lebih banyak menundukkan kepala ketika polisi mengelandangnya menuju ruang tahanan.

Sementara pada  6 Agustus pukul 20.00 polisi juga menciduk dua tersangka narkotika di Jalan MT Haryono di salah satu pangkalan bis. Keduanya bertindak sebagai kurir yang mengambil paket kiriman sabu dari Pontianak. Nama dan alamat pengirim begitu dilacak polisi menggunakan identitas palsu. Kurir dan pengirim berkomunikasi via telepon.

Saat digeledah paket yang diambil kedua kurir itu berisi sabu dalam kemasan pakaian bekas. Berat sabunya 9 gram. Kurir yang ditangkap itu berinisial Mus dan Ted. Mus kini masih tercatat sebagai mahasiswa salah satu perguruan tinggi di Jawa, namun statusnya sedang cuti.

Wakapolres mengatakan antara keempat tersangka yang ditangkap tidak mempunyai keterkaitan. Sementara jaringan keempatnya tetap ditelusuri. Polisi masih mendalami dan menaruh perhatian terhadap kasus narkotika.

Pontianak Post berupaya mendapatkan konfirmasi dari Disperindagkop dan UKM Sintang terkait status honorer Fir. Hanya saja hingga berita ini dilansir belum ada jawaban dari kepala DIsperindagkop dan UKM Sintang Sudirman. Pesan singkat yang dikirim Pontianak Post belum dibalas. (stm) 

Berita Terkait