Italia Kini Siap Lindas Jerman

Italia Kini Siap Lindas Jerman

  Selasa, 28 June 2016 02:24
FOTO: UEFA.COM

Berita Terkait

SAINT-DENIS - Dendam Italia saat digasak Spanyol pada final Euro 2012 akhirnya terbalaskan. Pada laga 16-besar Euro 2016 di Stade de France, Senin (27/6) malam WIB, gol Giorgio Chiellini dan Graziano Pelle mematahkan tabu sekaligus mengantar sang juara bertahan pulang. Italia menang 2-0 atas Spanyol.

Meski tanpa diperkuat Antonio Candreva yang masih cedera, Italia tampil menekan sejak menit awal pertandingan. Peluang Eder yang masih bisa diblok pemain Spanyol jadi penanda awal laga.

Laga baru berjalan delapan menit, David De Gea dipaksa melakukan penyelamatan apik demi menghalau sundulan Pelle. Peluang emas didapat Italia beberapa menit kemudian.

Aksi akrobatik Emmanuele Giaccherini nyaris merobek jala gawang De Gea. Spanyol baru bereaksi menit ke-22 lewat tembakan Cesc Fabregas yang masih bisa diadang defender Gli Azzurri.

Setengah jam pertandingan berlangsung, Sergio Ramos hampir mencetak gol bunuh diri saat antisipasinya tak berujung manis di depan gawang sendiri. Terus menekan, Italia akhirnya memecah kebuntuan menit ke-33.

Berawal dari eksekusi tendangan bebas Eder, bola rebound jatuh di kaki Giaccherini dan akhirnya bergulir bebas. Chiellini dengan sigap menyambar bola masuk ke gawang.

Gol Chiellini sekaligus jadi yang pertama masuk ke gawang Spanyol dalam satu dekade terakhir di babak gugur turnamen akbar. Kali terakhir La Furia Roja kebobolan di fase tersebut adalah pada 2006 oleh Prancis. Tabu akhirnya dipatahkan.

Jelang turun minum, Giaccherini kembali mengancam jala De Gea. Namun, skor 1-0 untuk keunggulan Gli Azzurri tetap bertahan.

Di awal interval kedua, Spanyol menambah daya gedor dengan menurunkan Aritz Aduriz menggantikan Nolito. Namun, Italia tetap mempertahankan agresifitasnya, salah satunya lewat peluang Mattia De Sciglio.

La Furia Roja mulai menghentak lima menit selepas turun minum. Namun, sundulan Alvaro Morata masih bisa diamankan dengan baik oleh kiper Gianluigi Buffon.

Menit ke-55, De Gea kembali melakukan penyelamatan brilian, menjaga gawangnya dari sepakan Eder. Spanyol perlahan menekan.

Beberapa kali peluang didapat antara lain oleh Ramos dan Fabregas, tetapi tidak ada yang menemui sasaran. Dewi fortuna memang sedang tak menaungi anak asuh Vicente del Bosque.

Pemain pengganti, Aduriz harus ditarik keluar karena cedera dan digantikan oleh Pedro Rodriguez. Sementara tenaga baru ditampilkan pelatih Antonio Conte lewat Lorenzo Insigne yang mengisi pos Eder.

Italia memastikan langkah lewat gol Pelle pada injury time babak kedua. Umpan pemain pengganti, Matteo Darmian dikonversi dengan baik oleh striker Southampton tersebut.

Gli Azzurri menang 2-0 atas Spanyol dan bersiap menghadapi juara dunia, Jerman. Menariknya pada Euro 2012, langkah Der Panzer dihentikan Italia di semifinal.

Pelatih timnas Spanyol, Vicente del Bosque, menyatakan anak asuhnya dibikin frustrasi oleh Italia di Stade de France, Saint-Denis, Senin (28/6). Hari ini, kata dia, memang milik Italia.

La Furia Roja dipastikan gagal meraih hat-trick gelar Euro, setelah kandang 0-2 dari Italia. Tentu, ini menjadi pukulan telak, setelah mereka menang 4-0 pada final Euro 2012 lalu.

Apalagi, Spanyol tak pernah kalah pada pertandingan kompetitif melawan Italia sejak Piala Dunia 1994. 

"Kami terus terang frustrasi, hari ini milik Italia. Kami harus menerima hasil ini. Italia sangat kuat. Mereka tahu benar apa yang harus dilakukan melawan kami," ungkap Del Bosque dikutip Football Italia.

Imbuhnya, "Mereka punya proyek dengan kekuatan yang besar. Kami terlalu hati-hati pada babak pertama, dan mencobanya di babak kedua. Tapi hasil berkata lain."

Kekalahan ini, menurut eks pelatih Real Madrid tersebut, tentu sangat menyakitkan. Terlebih, La Furia Roja sudah membangun kekuatan dalam beberapa tahun terakhir.

"Kami sudah delapan tahun membangun kekuatan, dan hari ini kalah. Kami mencoba bermain sebaik mungkin, mengganti formasi, strategi, mencoba beberapa hal, dan semua tak berhasil," papar Del Bosque.

Mengenai masa depannya di kursi kepelatihan Spanyol, Del Bosque mengungkapkan masih gelap. 

"Saya akan bertemu Asosiasi Sepak Bola Spanyol (RFEF) beberapa hari ke depan, tapi saya belum membuat keputusan apapun," tutup dia. (ies/feb/JPNN/JPG)

 

Liputan Khusus: 

Berita Terkait