Istri Pesan Supaya Amanah Jalankan Tugas Bupati

Istri Pesan Supaya Amanah Jalankan Tugas Bupati

  Rabu, 17 February 2016 09:59
BERSAMA: Jarot Winarno saat bersama keluarga di kediamannya di Jalan Paris II Pontianak. SUTAMI/PONTIANAK POST

Berita Terkait

Jarot Winarno bersama Askiman, sebagai Bupati dan Wakil Bupati Sintang priode 2016-2021, hari ini, 17 Februari dilantik. Pontianak Post berkesempatan mewawancarai Jarot Winarno dan istri, sebelum menjalani gladi resik di kantor Gubernur. SUTAMI, PONTIANAK

DEPAN sebuah rumah di komplek Parit Haji Husin II Pontianak tampak berjejer beberapa unit kendaraan. Kesibukan di rumah tersebut tidak terlalu tampak. Hanya beberapa pria tampak duduk di teras. Tuan rumah juga sedang tidak ada kesibukan. Kecuali bersiap berangkat menuju kantor gubernur Kalimantan Barat untuk mengikuti gladi resik pelantikan sebagai Bupati Sintang. Ia adalah Jarot Winarno.

Saat disambangi, Jarot sedang bercengkrama dengan keluarga. Santai bersama istri dan anak semata wayangnya. Kemudian kerabatnya yang lain tampak sibuk di dapur. Mereka sesekali juga tampak saling berdiskusi. Dengan senyum dan wajah penuh keceriaan.Tuan rumah juga menyambut hangat kedatangan Pontianak Post. Bukan hanya oleh Jarot. Istrinya, dr Hj Fauziah Zainal Ehsan juga demikian. Perempuan berkerudung ini banyak berbicara kepada suaminya agar dapat menjalankan amanah dengan baik.

Sebagai istri, Fauziah memberi dukungan penuh kepada suami terjun ke dunia politik. Ia ikhlas menerima kalau waktu untuk keluarga akan berkurang. Pasalnya, seseorang jika menjadi pejabat publik mesti mendedikasikan diri total untuk rakyat.Hanya Fauziah memberi pesan kepada Jarot sebagai suami yang menjadi Bupati Sintang supaya amanah. Bertanggungjawab atas jabatan yang diemban. Memimpin harus adil dan bijaksana. Karena, kebijakan dibuat menentukan nasib masyarakat banyak. “Saya pesan jalankan apa yang dijanjikan waktu kampanye, urus rakyat dengan amaanah. Jujur untuk dapat ridha Allah,” kata Fauziah.

Jarot tampak senyum mendengar pesan istri. Sementara anak tunggal mereka mendengar serius percakapan kedua orang tuanya. Putri Jarot dan Fauziah kini berusia 15 tahun. Namanya Irma Syafia. Ia juga akan ikut dalam pelantikan ayahnya sebagai Bupati Sintang di kantor Gubernur. Tapi Irma tidak ada menyinggung soal jabatan ayahnya. Ia lebih banyak diam. Kecuali Fauziah. Tapi bicaranya lebih banyak pesan kepada suami. Pesan tersebut merupakan wujud dukungan penuh kepada Jarot sebagai bupati sekaligus persetujuan.

Seiring latar belakang Fauziah adalah dokter, sama seperti Jarot, ia juga ingin suaminya memberi perhatian penuh untuk kemajuan bidang kesehatan di Sintang. Dengan tidak mengabaikan berbagai bidang lain, seperti infrastruktur maupun pendidikan.Jarot tidak menampik dukungan keluarga sangat besar terhadapnya. Dukungan didapat bukan hanya saat akan dilantik menjadi bupati. Namun sejak pertama ketika mencalonkan diri sebagai wakil Bupati Sintang priode 2005-2010. Kemudian mencalonkan diri menjadi Bupati Sintang untuk masa jabatan 2010-2015, dan gagal terpilih. Keluarga tetap memberi persetujuan saat Jarot kembali bertarung sebagai calon Bupati Sintang masa bakti 2016-2021. Berdampingan dengan Askiman, Jarot terpilih. Keduanya meraup suara terbanyak dan ditetapkan sebagai Bupati dan Wakil Bupati Sintang.

Atas pesan istri, Jarot tidak menampik memikul amanah merupakan hal berat. Lantaran amanah rakyat mesti dijaga. Ia pun harus mampu mengaktualisasikan diri atas janji yang sudah disampaikan saat masa kampanye. Maka Jarot memastikan akan menjaga pesan yang diberikan istri. Wejangan istri sejalan dengan mandat rakyat yang memberikan tanggung jawab kepadanya sebagai Bupati Sintang. “Saya akan menjalankan program pembangunan sesuai visi misi,” kata Jarot.

Wakil Bupati Sintang Askiman menjelang gladi resik pelantikan, juga mendapat  pesan istrinya agar  menjalankan  tugas sesuai kewenangan dan batas tugas. Kemudian jika mendapat kritikan mesti diambil hikmah untuk pendewasaan bersikap.Sementara Jarot-Askiman mengikuti dengan serius gladi resik pelantikan di kantor Gubernur. Keduanya mengikuti arahan dari pembawa acara dan protokoler. Setelah memperhatikan praktik yang dilakukan oleh staf humas dan protokol. Tiba giliran praktek langsung dilaksanakan Bupati dan Wakil Bupati Terpilih. Semua tahapan acara pelantikan bisa dilaksanakan dengan lancar tanpa hambatan. Selain Bupati dan Wakil Bupati terpilih, hadir juga istri masing-masing.

Kepala Bagian Humas dan Protokol Setda Sintang Kurniawan mengatakan  Jarot Winarno,  sebagai Bupati Sintang, saat gladi didampingi  Fauziah Zainal Ehsan, Askiman, sebagai Wakil Bupati Sintang, Ny. Rosinta sebagai Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Sintang. Sehari usai dilantik mereka akan berangkat ke Sintang  menggunakan pesawat komersil. “Kemungkinan akan tiba di Bandara Susilo sekitar pukul 12.00 langsung disambut dengan tepung tawar. Setelah itu rombongan akan menuju kediaman tokoh masyarakat Sintang, kemudian menghadiri acara syukuran di Kompleks Keraton Sintang. Setelah menghadiri acara syukuran di Keraton Sintang, rombongan akan diarak menuju Pendopo Bupati Sintang dan Balai Berangin,” kata Kurniawan.(**)

Berita Terkait