Isak Tangis Lepas JCH

Isak Tangis Lepas JCH

  Jumat, 19 Agustus 2016 09:31
DILEPAS: Wakil Bupati Gusti Ramlana bersalaman melepas jemaah haji Kabupaten Mempawah. WAHYU/PONTIANAKPOST

Berita Terkait

MEMPAWAH - Isak tangis keluarga tak terbendung ketika melepas keberangkatan 135 Jemaah Calon Haji (JCH) Kabupaten Mempawah, Kamis (18/8) di Kantor Bupati Mempawah. Jemaah bertolak dari Mempawah ke Asrama Haji Pontianak sebelum diterbangkan ke Embarkasi Batam dan menuju Madinah.

135 Jemaah Haji Kabupaten Mempawah yang berangkat pada musim haji 1437 H itu terdiri dari 60 jemaah laki-laki dan 75 jemaah perempuan. Mereka tergabung dalam kelompok terbang (kloter) 12, bersama jemaah haji dari Kota Pontianak dan Kabupaten Melawi.

Rencananya, 135 jemaah haji asal Mempawah itu akan menginap satu malam di Asrama Haji Pontianak. Selanjutnya pada Jumat (19/8) diberangkatkan ke Embarkasi Batam. Jemaah pun akan menginap satu malam di Asrama Haji Batam. Baru pada Sabtu (20/8), kloter 12 akan terbang ke Madinah, Arab Saudi.

 “Bapak dan Ibu jemaah haji merupakan tamu-tamu Allah SWT. Sebab, melaksanakan ibadah haji itu sendiri undangan dari Allah kepada umatnya. Maka yakinkan diri, segala kebutuhan dan keperluan selama berada di tanah suci, insha allah akan dipenuhi oleh Allah SWT,” tutur Wakil Bupati, Gusti Ramlana sebelum melepas jemaah haji.

Ramlana mengatakan, pelaksanaan ibadah haji melalui proses dan tahapan yang cukup panjang. Puncaknya, melaksanakan wukuf di Arafah. Maka, diperlukan kesehatan dan kebugaran yang baik agar seluruh rangkaian ibadah haji tersebut dapat dijalankan dengan sebaik mungkin.

 “Laksanakan seluruh rangkaian ibadah haji dengan dasar niat yang tulus dan ikhlas karena Allah SWT. Peliharalah kesehatan dan kebugaran tubuh. Ikuti petunjuk dan saran dari tim kesehatan, terutama berkenaan dengan pola makan dan jenis makanan yang dikonsumsi,” pesan Ramlana.

Masih dalam kesempatan itu, Ramlana pun mengingatkan agar jemaah mengurangi aktivitas atau kegiatan diluar ibadah. Seperti berbelanja atau pun jalan-jalan. Hendaknya selama berada di tanah suci, jemaah fokus dan memaksimalkan ibadahnya.

 “Junjung tinggi martabat dan nama baik daerah Kabupaten Mempawah selama melaksanakan ibadah haji. Jaga sikap, perilaku, etika, disiplin baik antar sesama jemaah maupun dengan masyarakat lainnya. Yang tak kalah pentingnya pula, patuhi aturan dan tata tertib yang berlaku di Arab Saudi,” sebut Ramlana.

Dalam kesempatan itu, tak lupa Ramlana mengingatkan para petugas yang diutus Pemerintah Kabupaten Mempawah baik itu  TPHD, TPIHD maupun TKHD, agar dapat menjalankan tugasnya dengan sebaik mungkin. Selalu jaga komunikasi dan hubungan baik dengan petugas kloter 12 maupun seluruh jemaah haji Kabupaten Mempawah.

 “Jenguk dan kontrol lah para jemaah secara rutin. Terutama perhatikan jemaah yang usia tua atau pun yang sedang sakit. Jika ditemukan adanya permasalahan, agar dapat diselesaikan dengan baik secara kekeluargaan dan musyawarah,” ujarnya.

Terakhir, Ramlana mengingatkan agar para jemaah berdoa ditempat-tempat mustajab di tanah suci. Panjatkan doa terbaik untuk kebahagiaan dan keselamatan bersama. Serta doakan agar masyarakat Kabupaten Mempawah senantiasa berada dalam lindungan Allah SWT.

 “Selamat menunaikan ibadah haji 1437 H. Semoga seluruh jemaah diberikan keselamatan dan kesehatan selama mengikuti pelaksanaan ibadah haji di tanah suci hingga dapat berkumpul kembali bersama keluarga di Mempawah,” tutupnya.(wah)

Liputan Khusus: 

Berita Terkait