IPSI Pontianak Janji Berkelanjutan

IPSI Pontianak Janji Berkelanjutan

  Minggu, 17 April 2016 10:14
ATRAKSI SILAT: Atraksi pencak silat dari dua pesilat saat pembukaan kejuaraan pencak silat Padepokan Cup, di Gedung Padepokan IPSI Pontianak, kemarin (16/4). MIRZA/PONTIANAK POST

Berita Terkait

Kejuaraan Pencak Silat Padepokan Cup

PONTIANAK – Sebanyak 250 pesilat dari 25 perguruan dan 25 perwakilan pengurus cabang silat di Kalimantan Barat (Kalbar), mengikuti kejuaraan Padepokan Cup. Kejuaraan tersebut diselenggarakan Pengurus Kota (Pengkot) Ikatan Pencak Silat Seluruh Indonesia (IPSI) Pontianak di Gedung Padepokan IPSI Pontianak, Sabtu (16/4). 

Dari hasil turnamen ini diharap akan muncul bibit pesilat daerah ini, yang bisa dibanggakan di tingkat nasional dan internasional. Ketua Pengkot IPSI Pontianak, Ardiansyah, berencana menggelar lebih banyak turnamen pencak silat, khususnya di Kota Pontianak. 

“Turnamen Padepokan Cup ini sengaja kita buat untuk menciptakan atlet silat handal. Untuk menciptakan atlet handal, diperlukan banyak kompetisi. Di luar Kalbar, dalam sebulan bisa sampai empat kali. Kalau kita di sini syukur-syukur setahun ada sekali kompetisi,” ungkapnya usai pembukaan turnamen Padepokan Cup.

Melihat minimnnya kejuaraan, dia khawatir, ketika berlangsung turnamen nasional, wakil-wakil daerah ini bisa jadi bulan-bulanan atlet-atlet Pulau Jawa. Dengan banyaknya turnamen dan berkelanjutan, dia yakin, bukan tidak mungkin pesilat Pontianak menjadi perhitungan atlet silat daerah lain.

Rencananya, diungkapkan dia, Padepokan Cup ini akan diadakan berkelanjutan. Ia menyadari, untuk mengadakan satu turnamen kadang terbentur beberapa kendala. Salah satunya, diakui dia, adalah persoalan anggaran. Di kepengurusan mereka yang baru ini, anggota DPRD Kota Pontianak tersebut, menyebutkan bahwa mereka harus mencari dana bersama dan patungan. “Kalau hanya berharap KONI, mustahil bisa mengadakan banyak even. Kita usaha, patungan. Ke depan akan lebih banyak turnamen silat,” ucap politisi PAN itu optimis.

Nanti, dia berjanji, juara-juara dari Padepokan Cup ini akan di-TC-kan. Para atlet inilah yang diharapkan dia, akan menjadi wakil tiap even, baik skala Kalbar maupun nasional. “Untuk keseluruhan, ada 250 atlet yang ikut dari 25 padepokan di Pontianak ditambah 25 perwakilan dari pengcab se-Kalbar,” ungkapnya.

Sementara itu, ketua DPRD Kota Pontianak, Satarudin, menyambut baik terselenggaranya kejuaran ini. “Even ini bagus, guna mencari bibit atlet silat terbaik Pontianak. Bila perlu agenda ini diadakan tiap tahun. Saya pribadi mendukung penuh! Untuk anggaran ke depan akan kita siapkan,” janji politisi PDI Perjuangan itu.

Hal senada juga dikatakan wakil Wali Kota (Wawako) Pontianak, Edi Rusdi Kamtono. “Ini luar biasa. Rencananya Padepokan Cup akan dilaksanakan secara rutin. Saya yakin bisa berkelanjutan. Banyak hal positif bisa diambil dari sini, salah satunya silat Pontianak bisa maju, dan dapat membentuk generasi emas yang berkarakter dan mempunyai semangat juang tinggi,” ungkapnya.

Ke depan Edi berharap agar cabang olahraga pencak silat di Pontianak dapat berprestasi. Tolak ukur prestasi tersebut, menurut Wawako, bisa dilihat dengan banyaknya piala yang diboyong atlet silat di Bumi Khatulistiwa kelak. (iza)

Berita Terkait