Integrasikan Pelaku Usaha Hadapi MEA

Integrasikan Pelaku Usaha Hadapi MEA

  Kamis, 5 May 2016 08:08
SENSUS EKONOMI: Petugas Ekonomi saat menyensus kediaman dinas Bupati Kapuas Hulu AM Nasir, Selasa (3/5) lalu. Kegiatan sensus ini akan berlangsung hingga 31 Mei mendatang. MUSTA’AN/PONTIANAK POST

Berita Terkait

PUTUSSIBAU – Secara nasional, sensus ekonomi (SE) berlangsung sepanjang 1 – 31 Mei. Selasa (3/5) kemarin petugas sensus mendatangi rumah dinas Bupati Kapuas Hulu untuk melaksanakan pencacahan sensus. SE ini menyasar seluruh kegiatan usaha masyarakat, mulai UMKM hingga usaha makro, bahkan pelaku usaha keliling dan tukang ojek.

Kepala Seksi Distribusi Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Kapuas Hulu Pramono Girsang yang memimpin langsung SE 2016 di wilayah Kecamatan Putussibau Utara. Ditemui di kediaman Bupati, Senin (2/5) malam, Girsang mengatakan bahwa SE tersebut menyasar seluruh kegiatan usaha masyarakat. Disebutkan dia mulai dari UMKM hingga usaha makro. “Setiap petugas turun ke lapangan, tahapan awal di-listing dulu oleh petugas,” jelasnya.

Dikatakannya, petugas SE sudah terbagi ke beberapa wilayah blok sensus, baik itu bangunan tinggal berupa ruko, tempat ibadah, hingga kantor. Hasil listing tersebut, menurut dia, akan ter-cover mana yang ada usaha ekonomi atau tidak. Apabila disuatu tempat ada online shoop, tetap akan dicacah mereka, untuk kemudian ditanyakan apakah ada usaha ekonominya. Selanjut, dia menambahkan, SE juga menyasar pada pelaku usaha keliling seperti pedagang sayur keliling, pedagang bakso keliling, tukang ojek, dan semua bentuk usaha yang berpindah-pindah tempat. “Mereka itu tak ada bangunan tetap, tapi mereka dicacah. Begitu juga kalau ada gudang ditepi jalan, tetap didata di lokasinya,” jelas Girsang.

Dijelaskan dia bahwa tujuan SE tersebut adalah untuk mengetahui karakteristik usaha di suatu wilayah. Dimisalkan dia, bagaimana Kapuas Hulu yang terkenal dengan usaha ekonominya.

Apakah di SE 2016 ini ada tambahan unit usaha baru atau tidak? Maka dia menambahkan, di tahun depan akan ada SE lanjutan. “Tahun ini kami hanya listing saja,” jelas dia.

Dalam melaksanakan SE, disebutkan dia, satu tim petugas pemeriksa lapangan (PmL) terdapat beberapa PcL (Pencacah Lapangan) yang dibebankan 2 – 3 blok sensus. “Beban kerja yang dihitung sama rata, diharapkan 31 Mei 2016 SE ini bisa tuntas,” paparnya.

Sementara itu, Bupati Kapuas Hulu AM Nasir menyambut baik SE 2016. Harapan dia, lapangan usaha masyarakat yang ada di Bumi Uncak Kapuas bisa ter-cover dengan baik. “Saya berharap melalui Sensus Ekonomi ini semua masyarakat yang memiliki lapangan usaha didata secara akurat oleh petugas,” harapnya.

Kepada masyarakat pelaku usaha, dia berharap bisa menjelaskan kepada petugas bentuk usahanya. Apa saja yang dijalankan, sehingga, dia yakin, ke depan semua pelaku usaha ini bisa terintegrasi dalam menghadapi Masyarakat Ekonomi Asean. Masyarakat, ditegaskan dia, harus siap berkompetisi, terlebih Kapuas Hulu yang berbatasan langsung dengan Malaysia. Paling tidak, diharapkan dia, bisa membaca peluang apa yang bisa dibuat, terutama yang berkaitan dengan produk unggulan daerah yang berdaya saing.(aan)

 

Berita Terkait