Inspirasi Perempuan Berhijab

Inspirasi Perempuan Berhijab

  Selasa, 28 June 2016 09:30

Berita Terkait

Nama Nurul Sabrina Setyarini tak asing lagi dalam dunia pageant. Dara berusia 21 tahun ini telah mengikuti berbagai ajang pemilihan tingkat provinsi maupun nasional sejak 2014. Bagi Sabrina, berhijab bukan penghalang untuk terus mengembangkan potensi dan bakatnya.

Oleh: Marsita Riandini 

Bibir Sabrina mengulas senyum manis saat bertemu For Her. Wajahnya begitu cerah. Tutur katanya sangat ramah. Pakaian yang dikenakan Sabrina begitu modis. Terkesan simpel dan sederhana, tetapi terlihat sopan dan elegan.  

Nama Sabrina mulai dikenal masyarakat luas saat ia terpilih sebagai Putri Muslimah Indonesia Inspiring Beauty 2016. Satu ajang yang diselenggarakan salah satu televisi swasta nasional di Indonesia. Saat malam puncak pemilihan tersebut, Sabrina tampil cantik dengan mengenakan gaun yang indah. 

Menjadi salah satu dari 20 finalis dalam ajang yang pesertanya dari seluruh Indonesia tentunya memberi pengalaman tak terlupakan bagi Sabrina. Ia menganggap menjadi finalis dari ribuan pendaftar sudah merupakan kemenangan. 

“Saya bersyukur. Sebenarnya sudah menjadi 20 finalis dari ribuan pendaftar saja itu sudah menang,” kata mahasiswi jurusan Bahasa Inggris Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan  FKIP Untan ini. 

Sabrina pun aktif dengan berbagai kegiatan. Ia sangat senang bisa memberikan inspirasi kepada perempuan-perempuan untuk berhijab. 

“Saya memang hobi ikut kegiatan lomba seperti ini. Seperti Duta Pariwisata, Duta HIV/AIDS. Bagi saya, meskipun berhijab, tak ada salahnya untuk menunjukkan bakat dan potensi kita dalam ajang tersebut,” tutur Sabrina.

Keberhasilan yang dicapai Sabrina ini tak terlepas dari dukungan orangtuanya. Dia mendapat dukungan yang sangat besar dari orangtuanya. Ketika melihat potensi Sabrina, sang orangtua pun mempersilakannya untuk unjuk gigi.

“Support terbesar pasti orangtua. Kebetulan saya juga hobi untuk ikut kegiatan ini. Kenapa tidak saya mencoba untuk lebih mengembangkan potensi saya,” ujar anak pertama ini.

Selama mengikuti proses karantina, banyak hal yang dipelajari Sabrina. Mulai dari tata bicara hingga melangkah. Saat karantina ia mendapatkan beragam pembelajaran dari para mentor.

“Pada kelas acting ada Mathias Muchus, publik speaking dan kenegaraan ada Ibu Yenny Wahid, kelas agama ada Ustadz Subkhi, ada juga kelas vokal dan catwalk,” ungkapnya. 

Banyak dikenal masyarakat dalam ajang tersebut menjadi tantangan tersendiri bagi Sabrina, terutama dalam bertutur dan berpenampilan. Ia pun banyak merasakan perubahan dalam diri. Tak hanya memberikan inspirasi kepada banyak orang, Sabrina juga mulai banyak belajar untuk berhijab yang benar. Ia juga terus belajar untuk bertingkah laku sesuai tuntunan agama.

Secara akademik Sabrina juga berprestasi. Ia pernah menjadi finalis dalam Olimpiade Penelitian Siswa Indonesia. Ia juga berhasil meraih juara 3 dalam OSN tingkat Kota Pontianak. Baginya, pendidikan merupakan hal penting.

“Pendidikan itu tetap menjadi hal penting bagi setiap orang untuk mencapai kesuksesan,” katanya.

Saat ini Sabrina bercita-cita bisa berkecimpung di dunia entertainment. Apalagi peluang untuk mencapai cita-cita itu mulai terbuka. “Saya berkeinginan bisa terjun ke dunia entertainment. Mudah-mudahan bisa tercapai,” harapnya.**

 

Berita Terkait