Ini Penampakan Naga yang Akan Memeriahkan Cap Go Meh di Pontianak

Ini Penampakan Naga yang Akan Memeriahkan Cap Go Meh di Pontianak

  Selasa, 2 February 2016 13:29
WAHYU ISMIR/PONTIANAK POST

Berita Terkait

Panitia Perayaan Imlek dan Cap Go Meh 2567 Yayasan Bhakti Suci (YBS) terus melakukan berbagai persiapan demi memeriahkan even tahunan ini. Persiapan telah mencapai 80 persen dan untuk tahun 2016 ini spesial panitia telah menyiapakan seekor naga langit raksasa.

"Naganya cukup besar. Panjangnya mencapai 100 meter dan kepalanya hampir sebesar kepala mobil keluarga," ungkap Ketua Panitia Imlek dan Cap Go Meh dari YBS Sugioto (Rico), Minggu (31/1).

Lebih lanjut dia menjelaskan naga yang diberi nama “Naga Langit” itu hanya akan dimainkan selama satu hari, tepatnya saat perayaan Cap Go Meh tanggal 22 Februari. Naga dengan panjang 100 meter terbagi atas 36 sambungan. Untuk bisa memainkannya butuh sekitar 120 orang. “Naga ini akan beratraksi di Kota Pontianak khusus 22 Februari. Dua sesi mulai siang hingga malam hari,” katanya.

Menariknya lagi, saat malam hari Naga Langit Raksasa ini akan diberikan sorotan lampu ultraviolet sehingga kelihatan seperti hidup. Sementara para pemainnya akan memakai pakaian yang agak gelap dan tidak kelihatan. Ditambah naga-naga lain dengan lampu warna-warni yang pasti akan membuat suasana semakin semarak. “Untuk malam naganya hanya tujuh ekor, rutenya cukup di sepanjang Jalan Gajah Mada,” jelasnya.   

Dia pun membeberkan tahun ini keselurhan naga yang ditampilkan dari siang hingga malam hari akan lebih banyak dari tahun sebelumnya. Jika tahun lalu hanya 12 ekor naga, tahun ini dipastikan ada 14 ekor naga dari 14 yayasan yang berbeda.

Selain itu untuk kegiatan lain dikatakan tidak ada perbedaan signifikan dibanding tahun sebelumnya. Selain atraksi naga dan barongsai tetap akan diadakan pertandingan barongsai oleh Bank Mandiri. Diharapkan dapat menghadirkan peserta dari mancanegara seperti Malaysia, Singapura, China dan lain-lain.

Sementara untuk karnaval juga akan dimeriahkan oleh Perwati Kalbar dengan menampilkan parade busana khas etnis tionghoa. Tidak ketinggalan pekan promosi dan kuliner tetap dihadirkan di sepanjang Jalan Diponegoro. "Tentu akan ada beberapa hal yang kami kemas sedikit berbeda dari tahun lalu," imbuhnya.

Intinya melalui perayaan Imlek dan Cap Go Meh tahun ini pihak panitia siap mendukung Kota Pontianak menuju Smart City dan Menyapa Dunia. Karena itu seluruh masyarakat dan semua pihak terkait diharapkan siap mendukung. “Bagaimana mau menyapa dunia jika tidak ada kerja sama yang baik, karena itu kami perlu dukungan penuh dari semua,” harapnya.

Jika seluruh kegiatan bisa berjalan tertib, aman dan lancar, Rico yakin para wisatawan yang datang ke Pontianak akan memberikan kesan positif. “Mereka akan menganggap Kota Pontianak cocok sebagai ladang investasi, karena mampu mengadakan even besar dan berjalan tertib dan aman,” pungkasnya.

Mengenai jadwal kegiatan secara rinci, akan dimulai pada tanggal 17 Februari yaitu pembukaan pekan promosi dan kuliner. Lalu pada 20 Februari ada ritual naga buka mata, lanjut selama dua hari naga akan berkunjung ke instansi pemerintah dan para donaturnya. Kemudian dalam perayaan Cap Go Meh pada 22 Februari ada arakan naga dan pawai. Hari terakhir pada 23 Februari dilaksanakan ritual naga tutup mata dan pembakaran naga.(bar)

Berita Terkait