Ini Kata Suhadi Sw Tentang Komunitas Wadah Himpun Kasih Ai Xing

Ini Kata Suhadi Sw Tentang Komunitas Wadah Himpun Kasih Ai Xing

  Senin, 13 November 2017 12:31

Berita Terkait

SELAMA dua hari berturut-turut mengikuti kegiatan Wadah Himpun Kasih atau Ai Xing, ada banyak hal yang bisa dipetik dan diambil hikmahnya.

Menurut Drs. Suhadi Sw.M.Si ketika dimintai tanggapannya terhadap kegiatan yang dilakukan oleh Wadah Himpun Kasih Ai Xing ada tiga hal yang bisa dipetik dari kegiatan tersebut.

Pertama ia merasa salut dan memberikan apresiasi yang tinggi kepada  Ai Xing, Pimpinan Nio Ui Khiang, mereka memberikan bantuan yang sangat tepat sasaran dan diberikan kepada orang yang benar-benar sangat membutuhkan. “Kita boleh belajar dengan mereka dalam memberikan bantuan, dimana sebelum bantuan diberikan, ada Tim yang turun melakukan survei lapangan untuk mengetahui kondisi pasiennya, kondisi ekonomi keluarganya, rumah tempat tinggalnya dan sebagainya. Sehingga bantuan yang diberikan tidak akan keliru dan salah alamat,” ujar Suhadi.

Bantuan yang mereka lakukan tanpa pamrih dan tidak berharap imbalan apapun serta tidak ada nuansa politisnya. Bantuan yang diberikan benar-benar dari lubuk hati yang paling dalam dan tanpa memandang etnis, suku, agama atau golongan, tetapi siapa yang layak mendapat bantuan, itulah yang akan diberikan.

Kedua dengan ikut terjung langsung ke masyarakat banyak hal yang bisa diambil hikmahnya. Diantaranya bisa melihat langsung kondisi pasien, kondisi ekonomi keluarga dan lingkungan tempat tinggalnya. Dengan mengetahui itu semua timbul rasa empati dan tergugah hatinya untuk berpartisipasi.

Ketiga bisa melihat secara langsung kehidupan masyarakat. Suhadi Sw terharu dan trenyuh, melihat kondisi Felinus 36 tahun bersama Istrinya Yulia 23 tahun dan dua anak balitanya yang masih kecil kecil. Felinus asal Bengkayang ini terbaring lemah tak berdaya di rumah kontrakan majikannya. Ia menderita penyakit kanker yang tidak ia rasakan sebelumnya.

Pada hari berikutnya ketika Ai Xing berkunjung ke Rumah Sakit Sudarso disalah satu kamar terlihat ada empat tempat tidur yang ditempati oleh pasien masing masing.

Ada seorang Ibu terbaring pucat yang ditunggui oleh seorang muslimah berhijab dan adindanya bernama Erlangga tinggal di Pontianak Timur.

Drs. Suhadi Sw.M.Si memberikan apresiasi dan ucapan selamat beraktivitas Wadah Himpun Kasih untuk sesama. Jangan biarkan mereka menderita, jika saat ini bisa berbuat untuk sesama,  lakukanlah jangan ditunda tunda, kita adalah bersaudara.**

Berita Terkait