Ini Cerita Warga Pontianak Merayakan Idul Adha di Jepang

Ini Cerita Warga Pontianak Merayakan Idul Adha di Jepang

  Senin, 12 September 2016 14:39
RAYAKAN IDUL ADHA: Bandi, merayakan Idul Adha bersama muslim dari berbagai negara di Jepang. FOTO KOLEKSI PRIBADI

Berita Terkait

JEPANG- Sungguh beruntung nasib Bandi warga Pontianak yang tengah berada di Jepang. Merayakan Idul Adha di negara yang pemeluk agama islam hanya sedikit. Namun, ini semua menjadi pengalaman spiritual yang berharga bagi Bandi.

Bandi berada di Jepang sejak beberapa hari lalu. Bandi sengaja datang ke negara ini untuk mengunjungi masjid-masjidnya. Bandi mengakui, sangat sudah bertemu masjid di negara yang penduduknya sangat maju ini. Jika ketemu pun, hanya sebesar ruko.

"Masya Allah, betapa susahnya mencari masjid. Saya menjelajah dari Tokyo, Kyoto, Osaka, Nara dan Kobe. Beberapa masjid bahkan hanya terlihat seperti ruko," cerita Bandi, pengusaha real estate ini.

"Alhamdulillah hari ini saya sholat ied di Kobe. Masjid bersejarah ini dibawa oleh kekaisaran Turki. Meski pernah dijatuhi bom atom tahun 1945 dan gempa bumi dahsyat tahun 1995, masjid ini tetap kokoh berdiri hingga sekarang," sambung Bandi.

Sejumlah muslim dari berbagai negara pun terlihat di foto yang dikirim Bandi. Perawakan mereka seperti warga negara Timur Tengah dengan wajah khas bangsa Arab.

"Sehari sebelumnya, saya berada di Osaka. Saya berpuasa dan berbuka di kawasan dekat masjid. Alhamdulillah ada muslim yang membuka toko makanan halal," ujarnya lagi.

"Butuh perjuangan berjalan berkilo-kilo meter jauhnya untuk mencapai masjid di Osaka ini. Namun, semuanya sungguh nikmat jika dijalani dengan ikhlas," cerita pria berkulit coklat ini.

Bandi memuji kejujuran dan kesadaran warga negara ini. Pagi ini dia sempat kehilangan dompet berisi paspor dan barang penting lainnya di Sinjuku Station. Setelah berjam-jam dia baru menyadarinya. Saat kembali, dengan dibantu petugas informasi, dompet itu ketemu dan semuanya masih utuh.

"Subhanallah, barang saya akhirnya bisa ketemu lagi. Sungguh jujurnya warga Jepang ini," tutup Bandi. (ndo)

 

Berita Terkait