Ini Benaran, Pontianak Segera Berlakukan Tilang CCTV

Ini Benaran, Pontianak Segera Berlakukan Tilang CCTV

  Sabtu, 16 September 2017 09:23

Berita Terkait

PENILANGAN dengan sistem CCTV oleh pihak kepolisian akan segera terlaksana. Hal tersebut dikatakan Kepala Dinas Perhubungan Pontianak, Utin Srilena Candramidi, usai hasil rapat bersama Direktur  Lalu Lintas Polda Kalbar beberapa hari lalu.

"Direktur Lalu Lintas Polda Kalbar, Pak Nanang merespon positif aplikasi CCTV Dishub. Dalam rapat lalu lintas 13 September lalu, kami sekaligus koordinasi dengan Polda membahas pelaksanaan penilangan menggunakan CCTV," ungkap mantan Kasat Pol PP, Jumat kemarin.

Sekarang Dishub sudah melakukan pengawasan melalui CCTV Room yang berada diruangan Dishub. Pemantauan lain bisa menggunakan smartphone. Dari hasil pantauannya cukup banyak pengendara melanggar aturan. Khususnya melewati marka pejalan kaki. Bahkan pihaknya sudah memiliki data pelanggar-pelanggar ini dengan melihat nomor kendaraannya.

Untuk penindakan penilangan, kata Utin sepenuhnya ada dipihak Kepolisian. Jika penilangan CCTV dilakukan artinya pemantauan dapat dilakukan pihak kepolisian menggunakan aplikasi yang dibuat Dishub. "Kalau dari kami tak masalah. Semua sudah siap tinggal dijalankan," ungkapnya.

Mengenai kapan pelaksanaan tilang akan dilakukan tergantung pihak kepolisian. Saat ini yang dilakukan Dishub hanya sebatas peringatan bagi pengendara  pelanggar. 

Terpisah, Kasatlantas Polresta Pontianak, Kompol Syarifah Salbiyah menjelaskan, untuk fasilitas CCTV memang sudah terpasang di sebelas titik termasuk beberapa simpang jalan strategis Pontianak. Gunanya untuk memantau situasi lalu lintas. Seperti terjadi kemacetan hingga pelanggaran yang dilakukan pengendara. Kalau untuk penilangan memang belum dilakukan oleh pihaknya. "Wacana tilang memang ada. Hanya belum dibicarakan," katanya.

Dalam penindakan saat ini, Salbiyah prioritas pengendara melawan arah, berboncengan tiga, tidak menggunakan helm, melewati garis berhenti dan trotoar. Meski sudah diperingatkan berulang kenyataan kesalahan ini kerap ditemukan.

Terutama di Jalan Trans Kalimantan, Jalan Ayani, Jalan Tanjung Raya, Jalan Khatulistiwa, Jalan Martadinata dan Jalan Prof M Yamin. "Pengendara jangan melanggar lalu lintas. Ini upaya pihaknya menekan angka pelanggaran dan laka lantas," pintanya.(iza)

 

 

 

 

Berita Terkait