Ingatkan Pemudik Tidak Teledor

Ingatkan Pemudik Tidak Teledor

  Jumat, 1 July 2016 09:30
CEK PASUKAN: Kapolres Sintang, AKBP Suharjimantoro didampingi jajaran Forkorpimda mengecek pasukan saat apel pasukan operasi ramadniya. SUTAMI/PONTIANAK POST

Berita Terkait

SINTANG - Polres Sintang menggelar apel pasukan operasi Ramadniya Kapuas 2016. Bertindak sebagai inspektur upacara Kapolres Sintang AKBP Suharjimantoro, Kamis (30/6).

Jajaran forkorpimda Sintang  turut hadir dalam apel pasukan tersebut. Bupati Sintang diwakili Asisten III Setda Sintang Zulkarnaen. Wakil Ketua DPRD Sandan, Ketua Pengadilan Negeri Sintang,  Dandenpom Sintang dan  Wadanyon 642/Kapuas juga turut hadir.

Mengawali apel, Kapolres beserta jajaran forkorpimda mengecek kesiapan pasukan. Peserta apel sendiri terbagi atas berbagai unsur meliputi kepolisian, TNI, Satpol PP, dan  Dinas Perhubungan. 

Operasi ramadania sendiri akan digelar hingga 15 hari kedepan. Masyarakat maupun pemudik diingatkan selalu waspada serta menjaga kambtibmas. Sementara khusus pemudik diingatkan tidak teledor, baik saat menempuh perjalanan mudik maupun ketika meninggalkan rumah. “Kita imbau waspada saat berkendara. Kerawanan kecelakaan lalu lintas harus diwaspadai. Rumah yang ditinggalkan mudik harus benar-benar aman. Pastikan rumah sudah terkunci,” kata Kapolres.

Sementara sasaran operasi ramadania, lanjut Kapolres, adalah pusat keramaian. Kemudian memastikan umat yang merayakan lebaran aman beribadah. Kendati selama ramadan upaya menciptakan suasana kondusif telah dilakukan kepolisian.   

Kapolres menambahkan dalam operasi ramadania, Polres Sintang mengerahkan kekuatan 2/3 personil, dengan dua posko pengamanan. Yakni di Sungai Durian dan Terminal Sungai Ukoi. “Pemudik maupun masyarakat kita persilahkan mampir ke posko,” kata Kapolres. 

Kapolres mengatakan, sebelum operasi ramadniya, kepolisian  dalam menyambut ramadan  sudah mengawali dengan melaksanakan operasi cipta kondisi, untuk membuat wilayah lebih kondusif. Kemudian berlanjut dengan operasi pekat. Banyak yang terjaring di Sintang dalam operasi tersebut, mulai perjudian hingga penyelewengan minyak bersubsidi. (stm)

Berita Terkait