Ingatkan Bahaya Komunisme dan Radikalisme

Ingatkan Bahaya Komunisme dan Radikalisme

  Rabu, 22 June 2016 10:00
SAMBUTAN: Wadanyonif 642/Kapuas Kapten Inf Reynold S.H. Tamba saat menyampaikan sambutan. FOTO SUTAMI/PONTIANAK POST

Berita Terkait

SINTANG - Batalyon 642/Kapuas menggelar tatap muka dengan masyarakat Sintang sekaligus menggelar buka puasa bersama, Senin (20/6). Pertemuan menitikberatkan pentingnya semua elemen bangsa menjaga persatuan dan kesatuan.

Wakil Komandan (Wadan) Yonif 642/Kapuas, Kapten Inf Reynold  S.H. Tamba mengatakan, pertemuan yang digelar merupakan bagian upaya  TNI dalam menjalin silaturahmi dengan masyarakat.  Kemudian menjaga bersama suasana kondusif yang sudah terbangun di Sintang.

Ia menambahkan, silaturahmi yang sudah terjalin sekaligus membangun komunikasi sosial dengan meningkatkan wawasan kebangsaan guna mewujudkan persatuan dan kesatuan bangsa.

Tampak hadir dalam tatap muka di batalyon 642/Kapuas, antara lain Wakapolres Sintang Kompol Pulung, tokoh masyarakat, agama, dan anggota batalyon.

Sementara acara dimulai dengan pemutaran film tentang perjuangan bangsa Indonesia merebut kemerdekaan. Kemudian ancaman-ancaman yang menghantui bangsa, mulai dari masalah energi hingga komunisme.

Ancaman radikalisme serta terorisme turut disampaikan selama tatap muka berlangsung. Karena itu, seluruh elemen bangsa diajak meningkatkan kewaspadaan dalam menghadapi segala bentuk ancaman. “Jangan langsung percaya dengan informasi  yang disebar melalui BBM atau media sosial,” kata Wadanyon.

Dimana dalam uraian Wadanyon,  banyak hal yang patut diwaspadai. Pasalnya ancaman dari segala penjuru menyerang bangsa Indonesia, baik disadari maupun tidak.  

Ia menambahkan dibutuhkan persatuan dan kesatuan bangsa sebagai pondasi dalam menghadapi segala bentuk ancaman yang datang. Komponen bangsa tidak boleh terpancing dengan segala ancaman, hingga merusak  persatuan yang telah terjalin.

Menurutnya, semangat  nasionalisme yang selalu harus dijaga. Terutama di kalangan generasi muda. Karena, keutuhan bangsa tidak lepas atas rasa nasionalisme yang terus tumbuh dan hidup di masyarakat. (stm)

Berita Terkait