Imlek Bersama Sekolah Bunda. Dukung Kemajuan Dunia Pendidikan

Imlek Bersama Sekolah Bunda. Dukung Kemajuan Dunia Pendidikan

  Sabtu, 13 February 2016 10:00
BERSAMA: Bupati foto bersama siswa Sekolah Bunda Sungai Pinyuh. WAHYU/PONTIANAKPOST

Berita Terkait

SUNGAI PINYUH- Bupati Mempawah, H Ria Norsan berkesempatan menghadiri acara Imlek bersama di lingkungan Sekolah Bunda Sungai Pinyuh, Jumat (12/2) pagi. Dengan penuh semangat dan keceriaan, para siswa tampak antusias mengikuti rangkaian acara imlek bersama tersebut.

“Pemerintah Kabupaten Mempawah menyambut baik dilaksanakannya acara imlek bersama di Sekolah Bunda ini. Melalui acara ini, maka terjalin hubungan yang baik antar sesama. Khususnya para guru dengan siswa dan orang tua,” pendapat Ria Norsan dalam sambutannya.

Momentum imlek bersama, menurut Ria Norsan sebagai wadah untuk membimbing dan mendidik para siswa untuk belajar dan mengenal budaya imlek. Sebab, jika tidak diajarkan sejak dini dikhawatirkan anak-anak tidak mengenal budayanya sendiri.

“Contohnya saya sendiri. Ibu aslinya keturunan Tionghoa dengan marga Bong. Tetapi saya tidak tahu bahasa mandarin. Karena sejak kecil, saya tidak pernah belajar bahasa mandarin. Makanya, ilmu itu sangat penting. Sesuai dengan moto dan lambang daerah ini, maju dengan ilmu,” tegas Norsan.

Tanpa dibekali ilmu, sambung Norsan, maka generasi muda akan tumbuh menjadi manusia yang lemah. Mudah terpengaruh dan terhasut terhadap provokasi negatif pihak luar yang bertujuan untuk merusak masyarakat dan lingkungannya.

“Namun, jika kita memiliki bekal ilmu yang cukup, maka kita tidak perlu khawatir. Karena, ilmu inilah yang akan menjadi modal untuk kehidupan. Dengan ilmu kita bisa mendapatkan masa depan yang cerah, bisa berkomunikasi dengan orang-orang dari berbagai belahan dunia dan lainnya. Banyak sekali manfaat dari ilmu,” ujarnya.

Apalagi, imbuh Norsan, Sekolah Bunda Sungai Pinyuh membekali para siswanya dengan ilmu tiga bahasa yakni bahasa mandarin, inggris dan indonesia. Penguasaan tiga bahasa tersebut menjadi modal yang baik bagi anak-anak untuk masa depannya.

“Kalau kita memiliki pengetahuan bahasa asing yang baik, maka kita bisa menguasai dunia. Semoga kedepan mutu dan kualitas pendidikan yang diberikan Sekolah Bunda semakin lebih baik dan dapat ditingkatkan lagi. Insha allah, pemerintah daerah siap membantu dan mendukung kemajuan dunia pendidikan di Kabupaten Mempawah,” sebutnya.

Terkahir, Bupati berpesan agar para orang tua dapat memenuhi kewajibannya terhadap anak. Bukan hanya kewajiban memberikan nafkah, melainkan bekal ilmu pendidikan yang baik untuk melahirkan SDM-SDM yang bermutu dan berkualitas.

“Anak-anak inilah yang akan melanjutkan cita-cita pembangunan daerah, bangsa dan negara ini. Mereka akan berkarya dan memberikan sumbangsih sesuai dengan bidang dan keahliannya masing-masing. Selamat tahun baru imlek 2567 dan CGM 2016, semoga Tuhan YME memberikan keberkahan, kesuksesan dan keberhasilan bagi kita semua,” pungkasnya.

Senada itu, Ketua Yayasan Sekolah Bunda Sungai Pinyuh, Budi Chandra mengatakan tahun baru imlek 2567 memiliki filosofi sebagai tahun monyet. Artinya, pada tahun ini masyarakat akan lebih semangat dan giat dalam segala aspek kehidupan.

“Mari terus meningkatkan pembelajaran dan pendidikan. Kita harus bangkit bersama dan lebih semangat lagi dalam mencapai cita-cita kehidupan. Terimakasih kepada para dewan guru yang telah bekerja keras memberikan ilmu pendidikan kepada para siswa. Semoga kedepan akan lebih baik lagi,” ucap Budi Chandra yang berpidato dalam dialeg Mandarin itu.

Perayaan imlek bersama Sekolah Bunda Sungai Pinyuh dihadiri sejumlah pejabat dilingkungan Pemerintah Kabupaten Mempawah. Diantaranya Kepala Dinas Perhubungan, Kebudayaan dan Pariwisata (Dishubbudpar), Suharjo Lie, Camat Sungai Pinyuh, Syamsul Rizal dan sejumlah pejabat lainnya.(wah)

Berita Terkait