Imigrasi Tahan Tiga Bocah Malaysia

Imigrasi Tahan Tiga Bocah Malaysia

  Kamis, 3 December 2015 10:22
Foto Har

Berita Terkait

SAMBAS - Kantor Imigrasi Kelas II B Sambas mengamankan tiga warga Malaysia yang masih di bawah umur. Ketiganya ditahan karena tidak membawa identitas lengkap."Tiga orang WNA yang kita amankan ini merupakan hasil pelimpahan dari  Polsek Semparuk beberapa waktu lalu," ujar Kepala Seksi Pengawasan dan Penindakan Keimigrasian (Wasdakin) Kantor Imigrasi Kelas II B Sambas, Novan Indriyanto Rabu (2/12) sore.  

Ketiga bocah WNA tersebut adalah Farah Noorshajrina Binti Abdullah (14), Arisa Binti Rosnan (15) dan Patrick Denisson Anak Ruda (17). Mereka ditahan sejak Senin (23/11) lalu. Novan menjelaskan ketiga WNA yang rata-rata masih bocah ini awalnya berangkat dari Sarawak Malaysia kemudian melalui Kuching, masuk ke Entikong menggunakan mobil pribadi namun entah bagaimana hingga akhirnya mereka dapat lolos masuk ke Indonesia terutama ke Sambas. Novan mengatakan ketiga bocah asal Sarawak Malaysia ini ketahuan masuk ke Sambas saat menabrak sebuah ruko di Semparuk.

"Mereka dibawa ke Polsek Semparuk. Setelah diperiksa rupanya warga negara Malaysia. Polisi lalu memerikan mereka untuk memastikan ada tidaknya muatan berbahaya yang dibawa," jelasnya.Lantaran tidak ada muatan yang berbahaya atau mencurigakan dibawa maka terkait penemuan WNA tanpa dokumen resmi ini pun dilimpahkan ke Kantor Keimigrasian. "Setelah kami periksa tidak ada hal yang mencurigakan," jelasnya.

Sejauh ini, tambah Novan, untuk tindak lanjut masih menunggu informasi dari pihak Konsulat Malaysia. "Kami sudah membuat ajuan ke Kantor Imigrasi Wilayah Pontianak baru melaporkan ke Konsulat Malaysia," jelasnya.  Baru kemudian untuk tindak lanjut pihaknya menyerakan ke atasan terutama Kantor Imigrasi Wilayah Pontianak. "Nanti konsulat berkoordinasi ke wilayah tindak lanjutnya seperti apa," jelasnya. (har)

Berita Terkait