IKIP PGRI Pontianak Raih Akreditasi B

IKIP PGRI Pontianak Raih Akreditasi B

  Sabtu, 2 April 2016 09:57
FOTO BERSAMA: Rektor IKIP-PGRI Pontianak, Samion (2 dari kiri) beserta jajarannya foto bersama usai memberikan keterangan pers di IKIP-PGRI Pontianak, Jumat (1/4). IDIL AQSA AKBARY/PONTIANAK POST

Berita Terkait

INSTITUT Keguruan dan Ilmu Pendidikan (IKIP) PGRI Pontianak meraih penghargaan prestisius akreditasi B dari Badan Akreditasi Perguruan Tinggi (BAN-PT). Selain itu, tiga prodinya juga meraih akreditasi B, yakni PPKN, Sejarah, dan Penjaskes Reguler.

Rektor IKIP-PGRI Pontianak, Samion menjelaskan sebelumnya IKIP-PGRI Pontianak terakreditasi C dengan nilai 297 poin. Artinya, tinggal meningkatkan beberapa poin naik ke akreditasi B, nilai di atas 300 poin. “Setelah melakukan reakreditasi, akhirnya naik jadi akreditasi B, SK-nya keluar pada 30 Maret 2016, dengan poin 302,” ungkapnya saat jumpa pers di IKIP-PGRI Pontianak, Jl Ampera Pontianak Kota, Jumat (1/4).

Empat dari 10 prodi IKIP-PGRI Pontianak telah meraih akreditasi B, yaitu Bimbingan Konseling (BK), PPKN, Sejarah, dan Penjaskes Reguler. Sedangkan, enam prodi lainnya yaitu Geografi, Fisika, Matematika, Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, dan TIK masih terakreditasi C. “April ini akan kami genjot agar semua prodi bisa reakreditasi. Hampir 100 persen sudah siap kami sampaikan ke BAN-PT. Target 2016 ini seluruh prodi akreditasi B,” harapnya.

Melalui peraihan akreditasi B, artinya IKIP-PGRI Pontianak semakin eksis dan layak diperhitungkan. Samion menekankan bahwa lembaga yang dipimpinnya akan terus dibangun secara serius. “Berusaha menjaga amanah baik bagi IKIP-PGRI Pontianak sendiri, civitas akademika, pemerintah, serta masyarakat. IKIP terbukti telah jadi perguruan tinggi mumpuni di Kalbar,” kata rektor dua periode ini.

Sejak pertama (2016) Samion memimpin, banyak pengembangan dilakukan. Salah satu visi misi yang terwujud adalah merubah status STKIP menjadi IKIP. “Prosesnya panjang, mulai dari 2006, baru terwujud pada 2014. Ini perjuangan! Bukan pemberian,” ucapnya. Dia menilai ada tiga hal penting menjadi pondasi sebuah perguruan tinggi, yaitu kondisi fisik, kualitas sumberdaya manusia, dan akreditasi. Semua sudah mencapai tingkat baik. IKIP-PGRI Pontianak memiliki 230 dosen, ditambah 12 dosen PNS. “Semua telah lulus S2. Tahun lalu, 33 dosen disekolahkan S3. Tahun ini obsesi kami, semua dosen S3,” imbuhnya.

Sementara untuk jumlah mahasiswa pada 10 prodi mencapai 8.000-an orang. Untuk PMB tahun 2016 ini ditargetkan bisa kembali dibuka pendaftaran dengan kuota maksimal 2.500 mahasiswa baru. (c11/biz)

Berita Terkait