Ikhlas dalam Ibadah

Ikhlas dalam Ibadah

  Jumat, 19 Agustus 2016 09:48
INFAK: Bupati Ria Norsan menyerahkan infak jamaah safari fajar. WAHYU/PONTIANAKPOST

Berita Terkait

SEBUAH fakta yang tak terbantahkan adalah setiap manusia pasti mati. Saat kematian tiba, tak ada gunanya lagi harta yang banyak, anak, istri, teman, pangkat, jabatan, karir dan apa saja yang kita miliki di dunia ini. Semuanya akan kita tinggalkan.

“Nah, jika sudah demikian, maukah bapak dan ibu sekalian sebuah rumah yang mewah dari Allah SWT di surga nanti? Jawabannya, semua pasti mau. Maka membangun rumah di surga bersumber dari kekuatan ibadah kita yang ikhlas kepada Allah SWT,” ungkap Bupati Mempawah, Drs. H. Ria Norsan, MM, MH, ketika memberikan sambutan pada Safari Fajar di Masjid Jami’ Babussalam, Desa Peniraman, Kecamatan Sungai Pinyuh.

Menurut bupati, memang banyak cara agar Allah SWT membangunkan rumah di surga. Dan yang paling kedengaran mudah adalah iman kepada Allah SWT serta berjalan gelap di malam hari dan di waktu subuh untuk shalat berjamaah serta melaksanakan ibadah lainnya.

“Sekali lagi, memang kedengaran mudah. Namun takwa kepada Allah SWT dan berjalan ke masjid untuk shalat berjamaah sesungguhnya perlu keikhlasan dan kekuatan iman yang tinggi. Nah, karena keikhlasan dalam beribadah itu lah yang membuat Allah SWT menyukainya dan akan membangunkan kita rumah di surga nanti. Amiin!” beber bupati.

Bupati lantas menukil sabda Rasulullah SAW yang diriwayatkan oleh Bukhari dan Muslim.  Rasulullah bersabda, “Siapa yang ke masjid waktu subuh atau malam hari, maka Allah menyiapkan baginya tempat tinggal di surga setiap kali ia berangkat.”

Makna dari hadist ini, tambahnya, sudah jelas sekali. Jika kita ikhlas karena Allah Taala pergi ke masjid untuk shalat Isya dan shalat Subuh, maka setiap langkah kita akan dibangunkan Allah SWT rumah di surga nanti. “Jadi ikhlas di sini bukan karena ingin dipuji atau didasari maksud-maksud lainnya selama pergi ke masjid untuk shalat berjamaah,” jelasnya.

Safari fajar di Masjid Jami Babussalam ini turut dihadiri Wakil Bupati Mempawah, Gusti Ramlana, S.Sos, Sekretaris Daerah, Drs. H. Mochrizal, Ketua Tim Safari Fajar, H. Syahril, S.Ip, M.Pd, Camat Sungai Pinyuh, Rohmat Effendi, alim ulama, tokoh masyarakat dan tokoh pemuda setempat, serta ratusan jemaah dari seluruh kecamatan di Kabupaten Mempawah. (wah)

Berita Terkait