Ikan Terjual Murah

Ikan Terjual Murah

  Kamis, 19 May 2016 09:34
IKAN: Ketua IPPAS Muchsin menujukan kepiting laut di Pasar Alianyang, Kota Singkawang. AIRIN FITRIANSYAH//PONTIANAK POST

Berita Terkait

PRODUKSI ikan milik nelayan sementara ini melimpah. Apalagi, kondisi cuaca sedang baik. Akibatnya penghasilan nelayan mengalami penurunan harga. Perhari standar penghasilan setiap motor kapal nelayan mencapai 150 kilogram jenis ikan. 

Jika ditotalkan dengan jumlah motor nelayan yang ada sekarang, perhari ikan dihasilkan puluhan ton. Hal tersebut membuat pemasaran ikan menjadi terkendala karena minimnya pembeli dan meningkatnya produksi ikan di Kota Singkawang.

"Harga ikan di jual bervariasi oleh nelayan kepada penampung. Ini disesuikan dengan jenis ikan dan kualitas ikan yang akan dipasarkan oleh agen ikan yang ada di Kota Singkawang. Untuk jenis ikan standar di jual dipasaran berkisar antara Rp 20 ribu dan Rp 30 ribu perkilogram," ucap Rabuli, nelayan Kuala, Rabu (18/5).

Dia menilai kapasitas ikan selama ini mengalami peningkatan dari penghasilan biasanya. Ini karena adanya kebijakan dari pemerintah pusat melalui kementrian kelautan dan perikanan. Kapal-kapal asing tidak diperolehkan memasuki perairan Indonesia. Sehingga motor kapal nelayan tradisonal bisa mendapatkan penghasilan cukup baik dari tahun-tahun sebelumnya. 

Ia menuturkan kebijakan adanya larangan kapal asing masuk di wilayah peraian Indonesia mendapatkan respon positif dari seluruh masyarakat yang berprofesikan sebagai nelayan tradisional. 

Sehingga hasil tangkapan ikan tersebut benar-benar dirasakan oleh nelayan kecil yang berada di perairan Indonesia. Hal ini diharapkan nelayan agar kebijakan pemerintah pusat tetap dilanjutkan demi menjaga keamanan dan kesejahteran nelayan tradisional.

"Selama ini kapal-kalap asing tidak berani lagi mengambil ikan diperaian Indonesia. Jika ketahuan melakukan ilegal fishing akan ditindak tegas oleh aparat penegak hukum. Ini membuat kami selaku nelayan tradisonal merasakan adanya perhatian dari pemerintah pusat," ungkapnya.

Ketua Ikatan Pedagang Pasar Ikan Alianyang Singkawang (IPPIAS) Muchsin membernarkan bahwa kapasitas ikan mengalami peningkatan dipasaran.Tetapi bentuk pemasaran ikan sekarang masih mengalami hambatan. Dikarenakan adanya penurunan harga ikan dipasaran karena berlakunya hukum ekonomi pasar. Yakni meningkatnya kapasitas pendatan dan menurunnya harga jual ikan dipasaran karena minimnya konsumen.

"Harga ikan saat ini mengalami penurunan nilai jual dari biasanya. Ini karena pemasaran ikan masih terbatas. Hanya diperjual-belikan di sekirat Kota Singkawang. Sedangkan ikan jenis kualitas bagus akan di eskpor keluar negeri karena adanya permintaan pasar internasional," terang ayah dua anak tersebut.

Dia menyatakan adapun ikan kualitas ekspor seperti jenis ikan lobster, ikan tenggiri, sotong super dan ikan kepiting maupun jenis ikan kualitas terbaik sesuai dengan permintaan pasar Internasional. Harga ikan kualitas ekspor lebih tinggi dari ikan jenis biasanya. Dikarenakan cara mendapatkan jenis ikan kualitas ekspor tersebut sulit ditemukan oleh nelayan dan terbatas jumlahnya.

Ia mengungkapkan harga ikan kualitas ekspor berkisar antara Rp 60 ribu dan Rp 400 ribu dipasaran agen yang berada di Kota Singkawang. Namun kapasitas ikan kualitas ekspor tersebut tidak banyak didapatkan oleh nelayan tradisional. Hanya nelayan yang memiliki kelengkapan sarana dan prasarana kapal yang mampu memperoleh jenis ikan kualitas terbaik untuk dipasarkan di tingkat Internasional.

"Motor kapal milik nelayan tradisional kita belum mampu mencari ikan untuk sekala besar. Mereka hanya mampu mencari ikan di wilayah peraian dangkal yang berada di laut. Sedangkan kapal nelayan untuk peraian dalam memerlukan kapal besar dan alat tangkap modern. Supaya hasil ikan bisa meningkat dari pendapatan nelayan seperti biasanya," imbuh Muchsin memperlihatkan jenis ikan kepiting laut di Pasar Tradsional Alianyang Kota Singkawang. (irn)

Berita Terkait