Ibra Pun Bikin Video

Ibra Pun Bikin Video

  Selasa, 28 June 2016 09:30
Zlatan Ibrahimovic

Berita Terkait

​Euro 2016 menjadi 'panggung' terakhir buat beberapa pemain. Ada yang memungkasi karirnya dengan emosional. Namun ada juga yang masih ragu-ragu soal niatnya tersebut. 

-- 

Zlatan Ibrahimovic memejamkan mata dan membiarkan dirinya larut dalam euforia seusai wasit meniup peluit tanda laga selesai. Teriakan penonton Swedia yang memanggil namanya seolah menjadi candu untuk memastikannya selalu berada di lapangan. Namun Ibra tahu, waktunya sudah habis. Dengan tegap Ibra, panggilan Zlatan Ibrahimovic, pun meninggalkan keriuhan lapangan dan memasuki ruang ganti. Dilepasnya jersey kuning-biru, warna kebesaran Swedia, lalu dimasukkan ke sport bag.

Seusai mandi dan membersihkan diri, pemain 34 tahun itu berjalan menuju parkiran mobil. Pasangan Ibra, Helena Seger, dan dua anaknya sudah menunggu di depan mobil. 

Dari Paris, Ibra berkendara menuju Rosengard. Wilayah yang terletak di Malmo Swedia tersebut memang menjadi kawasan Ibra tumbuh. Ibra pun berhenti di lapangan mini yang terdapat gambarnya di bagian pintu masuk.

Itulah Zlatan Court, tempat Ibra bermain sepak bola bersama rekan-rekannya saat di awal karir bersama Malmo. Di pagar besi lapangan itu, Ibra lalu menggantung jersey nomor sepuluh Swedia miliknya. 

Potongan video berdurasi tiga menit yang disponsori oleh Volvo itu sudah ramai di kanal Youtube sejak Ibra mengumumkan pensiun dari Blaugult, julukan Swedia, Kamis (23/6) lalu. 

Kamis (23/6) lalu matchday ketiga grup E antara Swedia versus Belgia menjadi ujung perjalanan Ibra. Sayangnya di penghujung karir, mantan pemain Ajax Amsterdam, Inter Milan, dan Barcelona itu mengalami kekalahan. Swedia kalah 0-1 oleh Belgia. 

“Ini sungguh berat dan membuat kecewa. Namun di waktu yang sama saya menikmatinya,” kata Ibra seperti diberitakan Daily Mail. Meski gagal meloloskan Swedia ke fase knock out pemain berdarah Bosnia-Kroasia itu tetap dikenang pendukung Swedia. 

Membela Swedia sejak 2001 lalu, pencapaian tertinggi Ibra yakni mengantarkan Swedia ke perempat final Euro 2004. Dan dalam 15 tahun bersama Swedia, Ibra tampil 116 kali dan membukukan 62 gol. Capaian gol pemain kelahiran Malmo tersebut membuatnya menjadi top skor sepanjang masa. 

Ibra dianggap mewujudkan wajah sepak bola 'alternatif' di luar Lionel Messi juga Cristiano Ronaldo patut dihargai. Dengan style yang eksentrik, slenge'an, buas di kotak penalti, humoris, sedikit megalomaniak, maka Ibra mendapatkan respek dari kawan juga lawan. 

Lihat saja bagaimana Ibra 'berpidato' soal perpisahannya di akun Instagram miliknya. Maka terendus kesombongan, ketulusan, juga rasa terima kasih dari seorang Ibra.

“Saya datang dari sebuah kawasan kumuh Rosengard, menaklukkan Swedia, dan menjadikannya negaraku. Saya orang Swedia,” tulis Ibra. “Rasa terima kasih kepada warga negara Swedia dan tanpa kalian saya tak pernah memenuhi mimpi saya. Kalian selalu berada dalam biru-kuning di hati saya,” tambahnya. 

Selain Ibra, dua nama penggawa timnas Swedia, Andreas Isakkson juga Kim Kallstrom pun pensiun. Pelatih Swedia Erik Hamren pun turut mundur bersamaan dengan pensiunnya Ibra. 

Hamren kepada ESPN berkata akan butuh waktu lama untuk mencari sosok seperi Ibra buat Swedia. Setelah era Thomas Brolin dan Martin Dahlin pada 1990-an, Ibra adalah ikon Swedia era 2000-an. 

“Dia sosok yang unik. Saya tak berpikir di negara sesempit Swedia akan menemukan lagi talenta dengan karakter sekuat Ibra dalam beberapa tahun ke depan,” ujar Hamren. 

Setali tiga uang dengan Hamren, bek Swedia Andreas Granqvist berkata kesulitan Swedia akan berlipat di masa depan. Pasca Ibra, Kallstrom, dan Isaksson, Swedia harus mencari 'sandaran' baru. 

Sementara itu, bukan Ibra seorang yang menutup karir dengan pahit. Dua penggawa Republik Ceko, Petr Cech dan Tomas Risicky pun flop pada Euro terakhirnya ini. 

Cech dan Rosicky gagal memberikan sebiji kemenangan pun buat Republik Ceko di fase grup D Euro ini. Republik Ceko menjadi juru kunci dengan satu poin hasil tiga kali main. 

“Sesudah Euro ini, saya akan mengambil jeda beberapa saat. Apakah saya akan meneruskan karir bersama timnas,” ujar Cech seperti diberitakan Goal. Sejak membela Republik Ceko 2002 lalu, Cech tampil 121 kali. 

Cech juga menjadi bagian skuad Republik Ceko menapak hingga semifinal Euro 2004 lalu. Total lima mayor turnamen diikuti kiper 34 tahun itu ketika bersama Republik Ceko. (dra)

Liputan Khusus: 

Berita Terkait