Ibra Melawan Usia

Ibra Melawan Usia

  Senin, 1 Agustus 2016 09:30
Zlatan Ibrahimovic

Berita Terkait

Tantangan Top Skor di Usia 34 Tahun

GOTHENBURG – Zlatan Ibrahimovic pernah menjadi capocannoniere (pencetak gol terbanyak) Serie A. Ibrahimovic pun mengawali musim pertamanya bersama Paris Saint-Germain (PSG) dengan meraih Des Buteurs pada Ligue 1 2012-2013 dan mencetak 30 gol. Lalu apa yang terjadi di musim pertamanya di Premier League? 

Mampukah Ibrahimovic melanjutkan trennya selalu menjadi pencetak gol terbanyak pada setiap kompetisi yang diikutinya? Jawabannya baru akan terjawab begitu Manchester United mengawali laga-laga Premier League-nya mulai 14 Agustus saat menghadapi tuan rumah Bournemouth. ''Sesuatu yang besar akan terjadi,'' sebut Ibrahimovic, dikutip dari Sky Sports. 

Sesuatu yang besar itu akan menjawab tantangan bagi Ibrahimovic untuk menaklukkan Premier League musim ini. Gol akrobatik ke gawang Galatasaray dalam sebuah laga uji coba di Ulevi Stadium, Gothenburg, kemarin WIB (31/7) jadi pembuka darinya. ''Ini baru awal dari saya,'' lanjutnya. Tantangan yang sebenarnya bagi Ibrahimovic baru datang pada 14 Agustus nanti. 

Di tanggal itu, Ibrahimovic akan mengawali petualangannya di Premier League bersama United dengan menghadapi Bournemouth. Bedanya, Ibrahimovic bukan melawan pemain lawan. Pemain yang sudah pensiun dari timnas Swedia itu melawan dirinya sendiri. Lawan Ibrahimovic itu bernama usia 34 tahun!

Ingat, Premier League bukan liga yang bersahabat dengan bomber-bomber yang usianya berada di atas kepala tiga. Karena Premier League beda dengan liga-liga utama Eropa lainnya. Termasuk Serie A dan Ligue 1 yang pernah dijelajahinya. Permainan di Premier League lebih menguras kondisi fisik si pemain. 

Selain itu, dalam satu musim jumlah laga klub-klub Premier League bisa mencapai 60 laga. Itu jarang terjadi di Serie A, Ligue 1, La Liga ataupun Bundesliga. Itulah mengapa dari jajaran top scorer di Premier League tidak banyak yang berusia di atas 30 tahun. Rata-rata penyerang yang bisa menjadi pencetak gol terbanyak di Premier League berusia 27 tahunan. 

Harry Kane pencetak gol terbanyak pada Premier League musim lalu pun baru berusia 23 tahun. Pencetak gol terbanyak Premier League yang tertua masih dipegang Didier Drogba. Usianya saat dapat mengoleksi gol terbanyak untuk Chelsea di Premier League 2009-2010 pun lebih muda ketimbang jika dibandingkan Ibrahimovic. 

Drogba menjadi pencetak gol terbanyak pada usia 32 tahun. ''Ibrahimovic mungkin bagus untuk ukuran Ligue 1. Tetapi, saya rasa musim depan dia tidak akan mampu bermain dengan konsisten dalam 30 pertandingan. Ini Inggris, bukan lagi di Prancis,'' sebut Loic Tanzi, salah seorang koresponden Goal di PSG. 

Musim depan, lanjut Tanzi, Jose Mourinho kemungkinan akan memberikan porsi lebih besar di posisi utama nomor sembilan kepada Ibrahimovic. ''Itu tidak akan mudah ketika Ibrahimovic berharap dapat dimainkan dalam semua laga United, bahkan untuk laga-laga turnamen sekalipun (Piala FA dan Piala Liga),'' lanjut Tanzi. Musim lalu, Ibrahimovic mencetak 50 gol dari 51 pertandingan.     

Kondisi kebugaran juga berada di belakang Ibrahimovic. Baru bermain di Ligue 1 dan juga di Liga Champions saja Ibrahimovic rata-rata absen satu bulan tiap musimnya. Musim lalu, cedera otot perut dan cedera lutut memaksanya absen sebulan. Musim 2014-2015, Ibrahimovic bahkan absen 46 hari karena cedera tumit. 

Rentetan cedera Ibrahimovic itu diyakini akan terus berlanjut pada Premier League musim ini. Sebagai sesama pemain Swedia yang pernah merasakan atmosfer di Premier League, Henrik Larsson mendukung karir Ibrahimovic di Inggris. Larsson yang pernah merasakan ketatnya persaingan Premier League di United menilai Ibrahimovic tidak akan flop di Inggris. 

Kekhawatiran fans United akan usianya yang sudah 34 tahun menurutnya tidak bisa dijadikan alasan menyingkirkan Ibrahimovic dari daftar calon pencetak gol terbanyak Premier League. ''Tidak, saya kira itu tidak akan berdampak apa-apa kepadanya. Lagipula dia selalu menjaga kebugarannya. So, usia tidak akan jadi masalah,'' tutur Larsson yang sekarang bermain untuk Glasgow Celtic itu. 

Menurutnya, faktor usia malah menjadikan sosok Ibrahimovic sebagai sosok paling matang di antara barisan penyerang United. Di antaranya Wayne Rooney, Marcus Rashford, dan Anthony Martial.  ''Lihatlah Ibrahimovic sebagai pemain dengan teknik tinggi dan skill yang dimilikinya. Ibrahimovic akan berbuat banyak di United,'' tegasnya. (ren)

Berita Terkait