Husni Kamil Berpulang karena Bisul Meradang

Husni Kamil Berpulang karena Bisul Meradang

  Jumat, 8 July 2016 14:47

Berita Terkait

JAKARTA - Ketua Komisi Pemilihan Umum Husni Kamil Manik meninggal dunia pada Kamis (7/7) malam di Rumah Sakit Pusat Pertamina. Menurut kakak kandung Husni, Muhammad Arfanuddin Manik, adiknya memiliki penyakit bisul yang meradang.

"Abses istilah kesehatannya, jadi itu semacam peradangan yang terjadi akibat bisul," kata Arfa di rumah duka, Pejaten, Jumat (8/7). 

Arfa menjelaskan, Husni cukup lama menderita abses tersebut. "‎Abses ini tidak pecah, makin lama semakin lebar. Peradangannya juga sudah ke perut, virus-virus sudah menyebar melalui darah," ucapnya. 

Kemudian, Husni juga mempunyai penyakit diabetes. Ini membuat penyakit abses yang diderita pria 40 tahun ini semakin parah.

"Dia ada riwayat diabetes, yang dipercepat peradangan nyebar. Jadi mengakibatkan infeksi di darah dan itu ketahuan setelah masuk RS pada Rabu pagi," ungkap Arfa.

‎Arfa menyatakan, Husni tidak pernah mengeluh terkait penyakit yang dideritanya. "Dia orang yang tegar dan tidak banyak berbicara," ungkapnya. ‎

Husni Kamil Manik dimakamkan di TPU Jeruk Purut, Jakarta, Jumat (8/7). Proses pemakaman dimulai sekitar 13.05 WIB.

Begitu sampai di TPU, jenazah almarhum langsung dibawa ke ‎makam yang berlokasi di Blok AA II. Doa-doa pun dilantunkan mengantarkan kepergian almarhum ke tempat terakhirnya.

Terlihat pihak keluarga Husni berdiri di samping makam. Kesedihan nampak terlihat di wajah mereka. 

Sejumlah kolega tampak mengiringi proses pemakaman Husni. Di antaranya adalah sejumlah komisioner KPU, Ketua DKPP Jimly Asshiddiqie, dan Menteri Agraria dan Tata Ruang (ATR)/Kepala BPN Pusat Ferry Mursyidan Baldan‎.

Salah satu tukang yang membuat makam H‎usni, Parwoto menyatakan, pengerjaan makam dilakukan mulai dari tadi pagi. Ada sepuluh pekerja yang membuat makam untuk pria 40 tahun itu.

Proses pengerjaan makam untuk Husni dilakukan sekitar tiga jam.‎ "Disuruh mulai kerja jam 07.00 WIB," kata Parwoto ‎di TPU Jeruk Purut, Jakarta, Jumat (8/7).

Parwoto mengatakan, kedalaman lahan makam untuk Husni yakni 1,5 meter. Namun, ‎menurut dia, angka itu berada di bawah batas normal. 

"Normalnya 1,7 meter, cuma ada hambatan air sehingga kedalaman hanya 1,5 meter," ‎ungkap Parwoto.

Presiden Joko Widodo turut berduka dengan wafatnya Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU), Husni Kamil Manik. 

Kepala negara yang biasa disapa Jokowi itu belum sempat mengunjungi rumah duka, karena hari ini masih berada di Solo Jawa Tengah.

Di mata Jokowi, almarhum adalah sosok yang berintegritas tinggi dan sangat sederhana. "Saya melihat beliau sangat bekerja keras, dengan integritas yang sangat baik dalam menyelenggarakan, menyiapkan, merencanakan, dan melaksanakan Pilkada di daerah, pemilihan bupati, wali kota, gubernur, serta pemilihan presiden," ujar Jokowi usai membagikan paket bahan pokok ke masyarakat, Jumat (8/7). 

"Beliau adalah sosok yang sangat sederhana dan mempunyai integritas yang tinggi," imbuh Jokowi. (ald/rmol/gil/jpnn)

Berita Terkait