Hujan Lebat Waspada Banjir

Hujan Lebat Waspada Banjir

  Jumat, 13 Oktober 2017 10:00
HUJAN: Pohon tumbang di kawasa Pantai Pulau Datok, Sukadana Kabupaten Kayong Utara akibat hujan yang diikuti angin kencang tidak kunjung reda selama dua hari kemarin. DANANG PRASETYO / PONTIANAK POST.

Berita Terkait

SUKADANA - Hujan yang melanda Kabupaten Kayong Utara sejak, Rabu (11/10) hingga, Kamis (12/10) kemarin membuat sejumlah ruas jalan dan halaman warga tergenang air. Hal tersebut tentunya akan menjadi antisipasi bagi warga akan terulang kembali banjir bandang pada Juni lalu.

Dikatakan salah satu warga Sukadana, Kabupaten Kayong Utara, Fitra Saputra ( 30). Hujan yang terjadi saat ini mengingatkan kejadian banjir pada bulan Juni lalu. Apalagi, saat ini hujan yang turun hampir dua hari berturut-turut.

“Hujan ini sama pada bulan Juni lalu. Yang membuat ratusan warga mengungsi. Dan untuk yang terparah itu memang di Sukadana. Apa lagi pada saat itu bertepatan air pasang laut,”terangnya, di Sukadana.

Dirinya berharap kejadian tersebut tidak kembali terulang. Karena, dengan kejadian tersebut juga membuat sejumlah area persawahan milik warga tidak luput tergenang air. 

“Mudah-mudahan saja kejadian itu tidak kembali terulang. Untuk itu memang sangat perlu bagi kita untuk mengecek parit-parit saluran air yang sumbat agar segera dibersihkan. Untuk mengantisipasi jika terjadinya hujan seperti ini. Paling tidak mengurangi genangan air,”ujarnya.

Sementara itu, pantauan Pontanak Post, sejumlah ruas jalan yang tersumbat saluran air terdapat genangan air. Bahkan tidak jarang terdapat pohon yang tumbang. Seperti di kawasan Pantai Pulau Datok.

Sementara itu, warga lainnya Mulyadi (35) bermukim di Jalan Bhayangkara, Desa Sutera, Kecamatan Sukadana, Kayong Utara, pada bulan Juni lalu tinggi air yang menggenangi rumahnya setinggi lutut pria dewasa. Untuk itu, atas kejadian hujan saat ini yang tak kunjung reda selama dua hari, membuat dirinya dan keluarga khawatir akan terulang kembali.  

“Saya takutnya genangan air kembali terjadi. Di sini saja, setinggi lutut saya untuk tinggi airnya. Kejadiannya sama persis, dua hari hujan terus. Mudah-mudahan lah kejadian di bulan Juni lalu tidak teulang kembali,”harapnya. 

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kayong Utara Agus Rudi Suandi mengatakan, dengan melihat turunnya hujan yang tidak kunjung reda ini, membuat pihaknya siaga, dan melakukan pemantauan di beberapa lokasi.

“Untuk intensitas curah hujan ini memang kecil. Tapi kita juga harus siaga, takutnya terjadi apa-apa. Selain itu saya juga telah memerintahkan koordinator lapangan untuk memantau beberapa lokasi rawan terjadinya genangan air,”terang Agus di Sukadana.

Mengenai hal ini pun, pihaknya telah mengajukan bantuan parahu sekoci untuk di Kayong Utara. Tujuannya dapat digunakan jika terjadi sesuatu mengingat akhir-akhir ini sering turunnya hujan. “Kita sudah ajukan bantuan sekoci untuk di Kayong Utara ini, dapat digunakan sewaktu-waktu diperlukan. Tapi mudah-mudahan saja, kejadian banjir tidak terjadi. Karena kita tidak bisa berpatokan pada perkiraan BMKG juga,”tutupnya. (dan)

Berita Terkait