Hewan Bercapit, Rasa Menggigit

Hewan Bercapit, Rasa Menggigit

  Kamis, 5 November 2015 08:25
Dokumentasi Pontianak Post

Kepiting merupakan salah satu binatang laut yang unik. Capitnya yang bila mencengkram akan membahayakan membuat orang menjadi takut. Tetapi bila sudah diolah menjadi makanan, kepiting pun menjadi menu favorit berbagai kalangan. Dagingnya begitu lembut enak. Memberikan efek ketagihan bagi sebagian orang.Oleh : Marsita Riandini

Kepiting memang menjadi salah satu sajian menu istimewa. Cara menikmatinya pun beragam. Umumnya disajikan di dalam wadah. Tapi buat Anda yang ingin menikmati sensasi makan kepiting tanpa piring, bisa mencoba di Hore Crab, Jalan Karimata Pontianak.Tak hanya itu saja, bila biasanya kepiting bisa ditemukan di restoran seafood, di Hore Crab, Anda akan mendapatkan suasana yang berbeda. Letaknya di kawasan park life, yang disekelilingnya terdapat menu makanan lain untuk menemani nongkrong anda.

Tempat jualnya pun dikemas secara unik. Menggunakan desain material kayu, membuat suasananya lebih country. Bahkan siapa sangka, tempat tongkrongan anak muda itu menyajikan menu kepiting yang sedap. “Sebenarnya menu kepiting itu sudah umum. Orang bisa menemukannya di restoran seafood. Tapi walaupun menjual barang yang sama, saya mencoba menyajikan konsep berbeda dan tentu saja rasa yang berbeda pula. Jadi kepiting itu bisa diajak nongkrong. Artinya sambil nongkrong sambil makan kepiting,” ujar Rendy Febrian, Founder Hore Crab.

Benar saja, kepiting tidak disajikan di dalam piring, melainkan di atas meja. Eits jangan khawatir, di meja sudah disediakan alas kerja minyak yang tentunya bersih. Kepiting yang dihampar menggoda lidah untuk segera menjepit lezatnya daging kepiting. Tapi sabar dulu, sebelum menikmatinya sebaiknya gunakan celemek agar baju Anda tidak kotor saat asyik menikmati kelembutan daging kepiting.Ukuran kepiting yang ditawarkan juga beragam. Anda bisa memilih sesuai yang diinginkan. Mulai dari ukuran tiga ons hingga satu kilo pun ada. Tentu saja semakin berat semakin mahal harganya. Per-ons harganya Rp 22 ribu. Jenis kepiting yang digunakan adalah kepiting lokal, yang didapat dari suplier dari Batu Ampar.

Ada tiga varian rasa yang bisa Anda coba. Mulai dari rasa pedas, asam manis, dan rasa asin alami dari kuning telur asin. Setiap varian rasa ini dilengkapi jagung manis yang sudah direbus dan dipotong beberapa bagian. Bila ingin menikmatinya dengan nasi, Anda bisa pula memesannya. Disediakan pula penjepit untuk memecahkan cangkang-cangkang, agar Anda bisa menikmati sedapnya daging didalamnya. Kadang Anda juga harus mengetok-ngetok bagian tertentu pada kepiting untuk mendapatkan dagingnya.

Menikmati kepiting ini akan tambah seru bila mengajak teman ataupun keluarga Anda. “Hore Crab ini sudah berjalan sejak bulan Oktober. Alhamdulillah respon masyarakat baik, terbukti orderannya cukup banyak. Meskipun kami masih kendala dengan waktu penyajian, sebab pengunjung harus menunggu paling lama 45 menit. Semakin awal order, semakin cepat kepiting bisa dinikmati,” katanya.

For Her juga berkesempatan mewawancarai dua orang yang biasa menyicipi menu kepiting di Hore Crab ini. Salah satunya Catur Buntoro (33 tahun), seorang wirausahawan. “Saya sudah icip menu yang saus padang dan telur asin. Saya rasa saus padang lebih menggigit. Sebenarnya kepiting makanan berat tapi dikemas dengan suasana yang santai, jadi asyik juga,” ucap Catur, warga Suwignyo ini.

Komentar lain didapat dari Konda (35 th). Pria yang sudah kali keempat icip menu kepiting disana ini cukup puas, terutama dengan konsep penyajiannya yang unik. “Ini keempat kalinya saya icip, enak. Disini penyajianya berbeda, pakai kertas minyak dan langsung diamparkan di atas meja, menjadi sesuatu yang baru. Ini yang membuat daya tarik. Selain itu rasanya juga enak. Hanya saja ada masukkan, agar  penyajiannya lebih cepat saja,” pungkasnya. **