Hemat Bahan Bakar, Ramah Lingkungan; Ini Mobilnya

Hemat Bahan Bakar, Ramah Lingkungan; Ini Mobilnya

  Jumat, 12 Agustus 2016 21:26
FOTO MUHAMMAD ALI/JAWA POS

Berita Terkait

Kendaraan kerap dituduh biang polusi udara. Dalam Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2016, pabrikan mobil memperkenalkan sejumlah teknologi baru yang membuat mobil lebih ramah lingkungan.

KESADARAN untuk menciptakan lingkungan yang lebih baik menginspirasi tema GIIAS 2016, yakni Green Technology for a Better Future. Kunci kampanye tersebut adalah mobil yang hemat bahan bakar dan ramah lingkungan. 

Sejumlah pabrikan pun bergegas menawarkan mobil hijau. Salah satunya, Honda Prospect Motor memperkenalkan teknologi baru yang disematkan di Honda Clarity Fuel Cell. Kendaraan berbahan bakar hidrogen itu diperkenalkan di zona Asia dan Oseania dalam ajang Gaikindo Indonesia Interna- tional Auto Show (GIIAS) 2016. 

Chief Operating Officer Regional Operation Honda Motor Co Noriaki Abe menjelaskan, Clarity Fuel Cell adalah mobil produksi masal per- tama di dunia yang berbahan bakar hidrogen. Sesuai dengan tagline Under the Hood Powertrain, di ba- wah kap mobil bagian depan ter- dapat sel pembangkit listrik ber- ukuran kecil. 

Meski tidak meminum bensin, kinerja mesin Clarity diklaim setara dengan mesin berkonfigurasi V6 yang lazim digunakan sport car dan muscle car. Tenaga listriknya mencapai 130 kilowatt atau setara 140 daya kuda. Waktu pengisian hidrogen juga singkat, hanya tiga menit. Lantas, mobil bisa menempuh 750 kilometer. 

Clarity Fuel Cell dikembangkan dengan konsep bold and aero. Bodinya aerodinamis serta diperkuat dengan lampu depan full LED headlight yang tajam dan velg 18 inci aluminium. 

BMW Indonesia turut menghadirkan mobil ramah lingkungan, yaitu BMW i8. Mobil itu berdesain sporty dan dilengkapi butterfly door. Mobil hybrid tersebut memiliki dua mesin, yakni bensin dan baterai. Sekali charge, mobil itu bisa melaju hingga 300 km. Bila menggunakan mesin bensin, BMW i8 membutuhkan 2,1 liter setiap menempuh 100 kilometer. 

BMW menyebut kendaraan super- mahal tersebut sebagai the most progressive sports car. Meski ken- cang, mobil itu hemat bahan bakar. Emisi karbon dioksidanya hanya 49 gram per km. 

Presiden Direktur BMW Group Indonesia Karen Lim dengan bangga menyatakan, mobil tersebut dibuat melalui metode inovatif dengan bahan alami yang dipadukan mate- rial daur ulang. 

Plastik biopolymer untuk kunci mobil dibikin dari minyak buah jarak. Untuk kulit joknya, BMW meng- ekstrak daun zaitun. Bahan daur ulang dipakai untuk membuat aksen trim kursi dan pintu, atap, karpet, rangka badan mobil, serta lapisan lantai mobil. 

Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) yang dimeriahkan 361 booth pameran, termasuk 31 pabrikan mobil, kemarin dibuka Wapres Jusuf Kalla. Sebanyak 22 model baru diluncurkan dalam ajang pa- meran mobil terakbar di Asia Tenggara tersebut. Dipamerkan pula 11 mobil konsep yang menjadi pertaruhan hasil riset dan inovasi setiap pabrikan.(gen/dim/c14/noe) 

Berita Terkait