Hasil Mengecewakan Yang Bikin Runyam

Hasil Mengecewakan Yang Bikin Runyam

  Kamis, 13 Oktober 2016 09:30

Berita Terkait

LJULBJANA – Hand of God. Beginilah judul yang dipakai oleh harian The Sun sebagai headline hasil laga Inggris kontra Slovenia di Stozice Stadium, dinihari kemarin (12/10).Media lampu merah tersebut memakai judul itu ketika Joe Hart menyelamatkan gawang Inggris dari crossing gelandang Slovenia, Jasmin Kurtic. Bola kemudian dilempar menggunakan tangan kanan Hart sebelum menyentuh Bostjan Cesar.

The Sun pun menyamakan penyelamatan ini dengan apa yang dilakukan kiper legendaris Inggris, Gordon Banks, ketika menggagalkan tandukan Pele di fase grup pada Piala Dunia Meksiko 1970 silam.Total, Hart melakukan tiga penyelamatan gemilang dengan hasil akhir Inggris meraup satu poin setelah bermain kacamata.

”Aku pikir dia menunjukkan bahwa dia adalah kiper yang berkualitas,” puji manajer karteker Inggris, Gareth Southgate, seperti dilansir Sky Sports News HQ. ”Kami berhutang poin ini padanya,” kelakar Southgate kembali.Hart sendiri dengan gembira mengatakan bahwa penampilan ini seolah menjadi reaksi tepat keputusan manajer Manchester City, Pep Guardiola, meminjamkannya ke Torino. ”Aku senang karena ini adalah laga yang menarik,” tuturnya kepada ITV.

Dan, memang pada laga kemarin hanya Hart yang bermain spesial. Media-media Inggris dengan nyinyir menyebut bahwa penampilan Inggris kemarin begitu jelek.

”Hart Menyelamatkan Hari Buruk Inggris,” beginilah judul yang dipakai oleh harian terkemuka Inggris, The Guardian.Bermain dengan komposisi pemain yang boleh dikatakan sebagai generasi emas, The Three Lions, sebutan Inggris, hanya bisa melakukan tiga tembakan ke gawang dari 12 kesempatan yang ada. 

Statistik ini benar-benar jauh dibandiangkan dua laga kualifikasi sebelumnya dan menjadi yang terendah sejak melawan Kosta Rika di Piala Dunia 2014 (selengkapnya lihat grafis).Jesse Lingard, Daniel Sturridge, dan Theo Walcott tidak mampu menjebol gawang yang dikawal oleh Jan Oblak. Malah, Lingard harus menerima kartu kuning karena bek Slovenia Aljaz Struna.

Satu poin ini sukses menghentikan rekor 100 persen kemenangan Inggris yang bertahan sepanjang 14 laga. Meski begitu, mereka masih belum terkalahkan dalam 31 partai di semua kualifikasi.Banyak pihak yang sangat kecewa dengan Inggris. Sebabnya, lawan yang mereka hadapi saat ini menempati peringkat 67 FIFA.

Apalagi, sebelum hasil imbang ini, Inggris begitu dominan dengan selalu menang dalam empat kali pertemuan sejak 2009 silam. Sudah begitu, beberapa pilar tuan rumah juga bermain dalam kondisi tak optimal. Seperti bek Bojan Jukic yang mengalami patah jari tangan sejak menit 70.Makin runyam karena dalam konferensi pers pasca pertandingan, Southgate mengeluhkan tidak mendapat support dari tim sesuai dengan yang diinginkannya.

Tactician yang juga menangani timnas U-21 tersebut mengatakan bahwa hasil seri ini terjadi karena dia tidak mendapat proyek kualifikasi ini dari awal. ”Jadi, yang kuterima kekacauan. Karena itu, aku hanya bisa berusaha menstabilkan tim ini,” lanjut Southgate.Tak pelak, banyak pihak kecewa dengan ucapan Southgate. Salah satunya datang dari mantan gelandang Inggris, Jermaine Jenas.

”Aku tahu bahwa dia tidak siap dengan situasi ini,” kata Jenas kepada BBC Radio 5 Live. ”Namun, apa perlu dia harus mengatakan di depan umum seperti itu?” tanya eks pemain Tottenham Hotspur dan Newcastle United itu keheranan.

Tidak hanya Jenas. Fans Inggris pun menyuarakan hal yang sama via Twitter. ”Berdasarkan hasil ini, Southgate akan menampilkan sosok manajer sempurna Inggris. Boring. Tumpul. Gampang Diprediksi,” sindir akun bernama David Ledger dilansir dari BBC Sports.

Terpisah, pelatih Slovenia, Srecko Katanec mengatakan bahwa hasil ini dipersembahkan bagi seluruh fans Slovenia yang menonton.”Mungkin, kami pantas mendapat lebih,” ucap Katanec kepada Sio1NET. ”Namun, aku tidak kecewa dengan hasil ini. Aku ucapkan selamat kepada para pemain yang sudah berjuang keras untuk mendapat satu poin ini,” lanjutnya. (apu)

Berita Terkait