Haruskan Peralatan Damkar

Haruskan Peralatan Damkar

  Selasa, 5 April 2016 09:36
Suprapto

Berita Terkait

WAKIL Bupati (Wabup) Ketapang Suprapto tak memungkiri jika permasalahan kabut asap tidak hanya menjadi masalah di Ketapang, Kalbar, hingga nasional saja. Kabut asap, diingatkan dia, sudah menjadi permasalahan internasional.

"Malaysia selalu menyalahkan kita (Indonesia, Red). Tahun ini, jangan sampai terjadi kabut asap lagi," kata Suprapto, kemarin (2/4).

Ia menegaskan, tahun ini Ketapang telah mendeklarasikan diri untuk mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan, serta menargetkan zero hotspot. Dengan demikian, diharapkan dia, tidak ada lagi kabut asap di Ketapang. "Deklarasi ini yang pertama di Kalbar. Jadi, tunjukkan dan buktikan kalau Ketapang bisa," tegasnya.

Suprapto menjelaskan, untuk mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan, diperlukan tenaga, pemikiran dan biaya yang tidak sedikit. Kerja sama semua pihak, menurut dia, sangat diperlukan. Pemerintah, perusahaan, dan masyarakat, diingatkan dia, harus saling bersinergi. Dengan demikian, dia yakin, target zero hotspot bisa dicapai.

Salah satu upaya yang akan dilakukan pemerintah, diungkapkan dia, adalah menginstruksikan kepada seluruh desa dan kelurahan di Ketapang, untuk mengalokasikan sebagian Anggaran Dana Desa (ADD) untuk membeli peralatan pemadam kebakaran. "Kami sepakat, 2016 sebagian dana desa dialokasikan untuk pembelian pengadaan alat pemadaman kebakaran," jelasnya.

"Ini berlaku untuk semua desa di Ketapang. Hanya untuk besaran anggarannya disesuaikan dengan dearah masing-masing. Kalau daerahnya berpotensi terjadi kebakaran, alokasi dana, untuk pembelian peralatan juga besar," lanjutnya.

Pembelian peralatan pemadam kebakaran juga diharuskan dia bagi desa atau kelurahan di daerah perkotaan. Fungsinya, menurut dia, tidak hanya pada saat terjadi kebakaran hutan dan lahan saja, tapi juga dapat digunakan pada saat terjadi kebakaran di pemukiman. "Intinya untuk memadamkan api, bukan hanya untuk kebakaran hutan dan lahan," gugah Suprapto.

Ia berharap, langkah ini dapat mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan, yang menimbulkan kabut asap. Ini juga diharapkan dia bisa menjadi contoh bagi daerah lain. "Kita harus mulai dari bawah. Karena peranan desa itu sangat penting," pungkasnya. (afi)

Berita Terkait