Harus Fokus Layani Warga

Harus Fokus Layani Warga

  Kamis, 18 February 2016 08:43
Sutarmidji

Berita Terkait

PONTIANAK - Wali Kota Pontianak Sutarmidji melarang petugas lingkungan Pemerintah Kota Pontianak untuk menggunakam alat komunikasi dan sejenisnya ketika sedang melayani masyarakat. Tujuannya agar pelayanan yang diberi dapat maksimal. Demikian dikatakan usai memberi arahan bagi seluruh CPNS Formasi tahun 2015, yang mengikuti pendidikan dan latihan prajabatan golongan III, Senin (15/2).  

Aturan itu dimuat dalam Surat Edaran Nomor 800/126/Ekbang 12 Februari 2016 tentang penggunaan alat komunikasi ketika jam pelayanan. Diterbitkan surat ini, ke depan ia tidak ingin ada aparat Negara memberi layanan ke masyarakat sambil memainkan gadget. Aturan ini mesti ditaati.

Penghargaan yang disematkan untuk Pemkot Pontianak salah satunya sebagai kota terbaik Indonesia dalam layanan publik menjadikan aturan ini pelecut semua PNS memberi layanan secara maksimal. Ini lanjutnya menjadi bukti bahwa layanan publik Pontianak lebih baik dari beberapa kota yang kerap di beritakan di media nasional. “Mesti ditingkatkan, berikan pelayanan yang cepat, murah, transparan dan bebas pungli,” tegasnya.

Anggota DPRD Kota Pontianak Herman Hofi Munawar menilai adanya edaran yang memberlakukan jajaran di lingkungan Pemkot dilarang menggunakan HP selama memberi layanan ke masyarakat pantas dilakukan.Ketika petugas memberi layanan, kenyataan masih ditemukan sambil menggunakan HP saat melayani masyarakat. Ini tentu mengganggu pelayanan. Hal itu masih sering terjadi, seperti melihat HP, membalas pesan masuk sampai main game di dalam aplikasi handpone.

Apabila masyarakat mendapati jajaran PNS memainkan HP saat memberi layanan, ia menganjurkan untuk melaporkan ke kepala pemegang satuan, agar di tindak dan diberi efek jera. Mesti masalah sepele, aturan ini harus diterapkan. Ada baiknya tiap kantor menyediakan kotak saran. Ketika masyarakat menemukan hal tersebut bisa menjadi pelajaran bagi jajaran pemkot untuk mempebaiki kinerja.“Jika dalam kontek pelayanan, memang dampaknya belum ada. Tetapi untuk mengantisipasi ke depan aturan ini bagus,” tutupnya.(iza)

Berita Terkait