Harkitnas di Kayong Utara, Melihat Kembali Sejarah Perjuangan Bangsa

Harkitnas di Kayong Utara, Melihat Kembali Sejarah Perjuangan Bangsa

  Sabtu, 21 May 2016 09:07

Berita Terkait

SUKADANA – Anggota DPRD Kabupaten Kayong Utara, Bhukori, menilai Peringatan Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) menjadi momentum untuk mendorong masyarakat, agar melihat kembali sejarah perjuangan bangsa ini. Hal tersebut diungkapkan dia, saat menghadiri Upacara Peringatan Harkitnas di halaman kantor Dinas Pendidikan Kabupaten Kayong Utara, kemarin (20/5).

“Yang jelas, tanggal 20 Mei merupakan momentum memberi atau memotivasi masyarakat, supaya bangkit kembali rasa kebangsaan kita. Tentunya visi misinya Presiden itu kan sesuai dengan tema yang dibacakan tadi, mewujudkan Indonesia yang bekerja nyata, mandiri, dan berkarakter,” papar Bhukori saat dijumpai usai upacara.

Dilanjutkannya, generasi muda juga harus bisa membangkitkan jiwa semangat kebangsaan. Jadi, yang dulunya Boedi Oetomo, sampai munculnya peristiwa 28 Oktober 1928 yakni Sumpah Pemuda, menurut dia, sangat erat kaitannya. Dari 1908 hingga 1928, diyakini dia, merupakan satu keterkaitan yang erat, menyangkut kebangkitan kebangsaan kepemudaan di Indonesia.

“Generasi muda harus memiliki jiwa kepahlawanan kita, untuk membangkitkan semangat yang bergelora. Sedari dini mungkin pemuda kita, khususnya Kayong Utara, harus mencontoh perjuangan yang dilakukan oleh Boedi Oetomo. Program pemerintah daerah yang menciptakan sarjana-sarjana di setiap desa, merupakan kesempatan emas para generasi muda Kayong Utara, untuk mengikuti jejak Boedi Oetomo,” kata sosok yang juga Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Kayong Utara tersebut.

Upacara Peringatan Harkitnas ke-108 di Kabupaten Kayong Utara juga berlangsung dengan khidmat. Bupati Kayong Utara Hildi Hamid langsung bertindak selaku inspektur upacara. Dalam pidato tertulis dari Menteri Komunikasi dan Informatika, Rudiantara, yang dibacakan Bupati, menyoroti persoalan bahaya ancaman kedaulatan di era digital, terutama menyangkut ketahanan bangsa secara kultural. Dalam amanah tersebut, Bupati memaparkan sejumlah contoh seperti bermunculannya kekerasan dan pornografi, terutama yang terjadi pada generasi penerus bangsa ini. “Hal tersebut tentunya sangat memprihatiankan,” ungkapnya.  

Tampak hadir dalam upacara tersebut, Wakil Bupati Idrus, Anggota DPRD Bhukori, perwakilan dari Kapolres, Kodim, serta para pelajar dan PNS di lingkungan Pemkab Kayong Utara. Adapun tema yang diangkat pada Peringatan Harkitnas kali ini adalah: Mengukir Makna Kebangkitan Nasional dengan mewujudkan Indonesia yang Bekerja Nyata, Mandiri, dan Berkarakter. (dan)

 

 

Berita Terkait