Harga Telur Tembus Rp31 Ribu

Harga Telur Tembus Rp31 Ribu

  Kamis, 30 June 2016 09:55
TELUR NAIK: Seorang ibu sedang membawa telur. Mendekati lebaran, kebutuhan telur di Sambas meningkat karena warga mulai membuat kue lebaran. Kondisi ini membuat harga komoditi tersebut naik drastis. OZY/PONTIANAKPOST

Berita Terkait

SAMBAS - Harga telur ayam secara pasti, terus mengalami kenaikan. Berawal dari harga Rp26 ribu sekitar sembilan hari lalu, Rabu (29/6), komoditi tersebut dijual dengan harga Rp30- Rp31 pibu per kilogramnya. Bahkan harga hari raya 1437 H, adalah tertinggi selama ini.

Kepala Dinas Koperasi UMKM Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Sambas, Drs H Uray Tajudin Msi membenarkan kenaikan harga telur Rp30 ribu per Kilogramnya.

"Ya sekarang, Rp30-31 kilogram," kata Drs H Uray Tajudin Msi, kepada wartawan, Rabu (29/6). Dirinya mengakui tak mengetahui secara pasti apa penyebabnya. Hanya diperkirakan ini merupakan hukum pasar. Dimana saat ini hingga dua dari berikutnya. Adalah puncak warga Sambas memburu telur untuk membuat kue.

"Kita perkirakan karena tingginya permintaan. Karena masyarakat mulai membuat kue lebaran," katanya. Untuk stok, diakui Uray Tajudin, berdasarkan pengamatan yang dilakukan, aman.

"Kalau bicara stok aman, jadi ini lebih karena meningkatnya permintaan di Pasar. Dimana sesuai hukum pasar, semakin tinggi permintaan harga semakin naik," katanya.

Bahkan dikatakan Uray Tajudin, kondisi harga saat ini adalah paling tinggi terjadi di Sambas. Di tahun sebelumnya, telur ayam dijual seharga Rp26 - Rp27 Ribu. "Ini kenaikan tertinggi yang terjadi di Sambas," katanya.

Kenaikan juga terjadi pada harga daging ayam di Pasar Pemangkat misalnya. Harganya sudah mencapai Rp30 Ribu, dan naik dari harga sebelumnya Rp28 Ribu. Bahkan, harga di Pasar Sambas akan lebih tinggi dibandingkan Pemangkat.

Melihat kondisi ini. Pihaknya akan melakukan monitoring lebih intens lagi. Agar kenaikan ini tak diikuti komoditi lainnya. "Pemkab juga sudah edarkan surat terkait permintaan untuk tak terjadi kenaikan harga secara berlebihan. Kemudian meminta tak sampai ada penimbunan," katanya.

Gula pasir, sebutnya, sampai saat ini masih stabil yakni di harga Rp15- 16 Ribu perkilogramnya. Bahkan untuk gula, pemkab mengajukan 21 Ton gula untuk didatangkan ke Sambas. Namun sampai saat ini, komoditi itu belum juga kunjung datang di Sambas.

Kondisi kenaikan harga telur, membuat warga Sambas mengaku kaget. Seakan tak percaya, harga beli telur ayam pada Rabu (29/6) berkisar Rp30-31 Ribu per Kilogramnya.(fah)

Berita Terkait